Kota Malang
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Wilayah Malang Raya ! BMKG : Masuki Musim Hujan
BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso memastikan, wilayah Malang Raya telah memasuki musim hujan dengan puncaknya terjadi di bulan Desember 2025.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso memastikan, wilayah Malang Raya telah memasuki musim hujan dengan puncaknya terjadi di bulan Desember 2025.
- Prakirawan BMKG Karangploso, Devi Fatmasari mengatakan, bahwa pertumbuhan awan konvektif meningkat di Jawa Timur termasuk wilayah Malang Raya.
- Diperkirakan selama 10 hari ke depan mulai awal Desember, sebagian wilayah Jatim termasuk Malang Raya terjadi potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang.
SURYAMALANG.COM, MALANG - BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso memastikan, wilayah Malang Raya telah memasuki musim hujan dengan puncaknya terjadi di bulan Desember 2025.
Hal tersebut meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
Prakirawan BMKG Karangploso, Devi Fatmasari mengatakan, bahwa pertumbuhan awan konvektif meningkat di Jawa Timur termasuk wilayah Malang Raya.
"Untuk kondisi cuaca saat ini, arah angin berasal dari arah selatan. Ketika masuk Jawa, terjadi belokan-belokan angin yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, sehingga akhir-akhir ini hujannya deras di wilayah Jatim termasuk Malang Raya," ujar Devi, Rabu (3/12/2025).
Baca juga: Prakiraan Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Rabu 3 Desember: Hujan Ringan sampai Sedang, Dingin 17°C
Selain itu, juga terjadi fenomena gelombang atmosfer Low, Kelvin, dan Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur.
Ditambah dengan kondisi suhu muka laut perairan Selat Madura yang cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas.
Sehingga diperkirakan selama 10 hari ke depan mulai awal Desember, sebagian wilayah Jatim termasuk Malang Raya terjadi potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang.
"Dari pantauan kami, saat ini untuk curah hujan di wilayah Malang belum sampai 150 mm per hari. Tetapi di beberapa titik, bisa saja terjadi hujan dengan curah tinggi disertai angin kencang," terangnya.
Dengan masuknya musim hujan, maka potensi hujan deras akan terus terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru termasuk hingga awal Januari 2026.
"Apalagi ketika nantinya arah angin berasal dari utara, yang secara masif mengandung massa udara basah. Sehingga, curah hujan akan meningkat atau lebih tinggi dari biasanya," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap bencana hidrometeorologi. Seperti kejadian banjir, puting beliung, hingga tanah longsor.
"Kami mengimbau, untuk selalu memantau informasi peringatan dini kondisi cuaca yang selalu kami update. Di dalam informasi tersebut, bisa diketahui kondisi cuaca saat pagi hingga malam, sehingga masyarakat bisa lebih waspada," tandasnya.
Baca juga: Mengenal Bibit Siklon Tropis, Fenomena Pemicu Hujan Lebat, BMKG Minta 7 Daerah Waspada Cuaca Ekstrem
| Resmikan Hari Fraksi, Warga Kota Malang Silakan Datang ke Kantor DPC PKB untuk Menyalurkan Aspirasi |
|
|---|
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Minta Pengusaha Tidak Asal PHK Pekerja |
|
|---|
| Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia di Kota Malang Tuntut UU Cipta Kerja Dicabut |
|
|---|
| Ketua RT/RW Kota Malang Ingin Penyaluran Insentif PT BPR Tugu Artha Sejahtera Menjadi Lebih Pasti |
|
|---|
| PT BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang Bidik Penyaluran Insentif RT/RW, Tunggu Payung Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/hujan-deras-kota-malang-3122025.jpg)