Jumat, 12 Juni 2026

Kota Malang

Hujan Deras Bikin Jalan Protokol Kota Malang Dikepung Banjir, Begini Respons Wali Kota Wahyu Hidayat

Hujan Deras Bikin Jalan Protokol Kota Malang Dikepung Banjir, Begini Respons Wali Kota Wahyu Hidayat

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
NORMALISASI SUNGAI - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat memberikan keterangan usai meninjaul lokasi terdampak banjir di Jalan Sidomulyo Kota Malang, Jumat (5/12/2025). Wahyu mengungkapkan banjir yang terjadi di jalan protokol terjadi karena sedimentasi lumpur dan sampah, sehingga saat ini normalisasi sungai telah dilakukan. 

Ringkasan Berita:
  • Kota Malang dikepung banjir akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (4/12/2025)
  • Tidak hanya masuk ke permukiman warga, tetapi juga menggenangi ruas jalan protokol seperti Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Soekarno-Hatta
  • Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengaku saat ini telah dilakukan normalisasi sungai agar aliran air tidak terhambat

SURYAMALANG.COM, MALANG - Akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (4/12/2025), membuat Kota Malang dikepung banjir.

Tidak hanya masuk ke permukiman warga, tetapi juga menggenangi ruas jalan protokol seperti Jalan Letjen Sutoyo dan Jalan Soekarno Hatta (Soehat).

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengaku saat ini telah dilakukan normalisasi sungai agar aliran air tidak terhambat.

"Hari ini, kami telah menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi aliran sungai di kawasan Jalan Letjen Sutoyo."

"Alat berat berupa ekskavator telah melakukan pengerukan pada saluran di sana," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM usai meninjau lokasi terdampak banjir di Jalan Sidomulyo Kota Malang, Jumat (5/12/2025).

Dirinya menjelaskan, banjir yang menggenangi jalan protokol terjadi karena sedimentasi lumpur dan sampah.

Sehingga, pengerukan dan pembersihan harus segera dilakukan.

Baca juga: Ahli Tata Ruang: Banjir Kota Malang Terjadi Karena Buang Sampah Sembarangan dan Sempitnya Drainase

"Kemarin, saya berkeliling naik motor meninjau lokasi."

"Saya lihat banyak endapan dan sampah yang akhirnya menghambat, sehingga air tidak bisa masuk ke dalam saluran," terangnya.

Wahyu mengungkapkan, bahwa sebelumnya ketika dilakukan kerja bakti bersama, kondisi saluran aman dan tidak terhambat.

"Beberapa bulan yang lalu, kita kerja bakti disana dan kondisi salurannya aman," tambahnya.

Selain karena hujan deras dan tersumbatnya sungai, banjir kiriman dari wilayah atas juga membawa dampak luapan air di sejumlah wilayah Kota Malang.

"Selain intensitas hujan tinggi, kiriman dari atas juga mempengaruhi. Jadi saat itu, hujan di wilayah atas juga tinggi sekali,"

"Itu juga karena bozem Tunggulwulung sudah meluap."

"Kalau bozem ini meluap, sudah bisa diprediksi Kota Malang pasti akan banjir," bebernya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved