Wisata Malang Raya
Pengelola Coban Rondo Malang Tingkatkan Mitigasi Bencana
Cuaca yang tidak menentu membuat wisatawan khawatir berwisata di Malang Raya.
Ringkasan Berita:
- Wisatawan sempat khawatir dengan kondisi cuaca ekstrem di Malang Raya.
- BMKG minta masyarakat di wilayah perbukitan dan lereng mewaspadai potensi longsor.
- Pengelola Coban Rondo telah melakukan langkah-langkah mitigasi bencana.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Cuaca yang tidak menentu membuat wisatawan khawatir berwisata di Malang Raya. Tapi sejumlah wisatawan tetap memilih menghabiskan masa liburan dengan berwisata di Malang Raya.
Seperti Samsul Huda yang mengajak keluarganya berwisata di Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Wisatawan asal Surabaya ini mengaku sebenarnya sempat khawatir dengan kondisi cuaca ekstrem di Malang Raya yang rawan terjadi bencana.
"Sebelum berangkat, saya sempat cek informasi cuaca di Malang. Saya juga menghubungi saudara saya yang ada di Pujon. Ternyata hari ini kondisinya aman dan tidak hujan sama sekali. Akhirnya saya langsung berangkat ke Coban Rondo," kata Samsul kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (12/12).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan bakal mengguyur Malang Raya selama Desember ini. Puncak hujan akan terjadi pada Januari 2026.
BMKG memprediksi curah hujan sampai 20 Desember berada pada kategori menengah, yakni antara 51 mm sampai 150 mm per 10 hari (dasarian). Sementara itu, kategori rendah berada pada rentang 0–50 mm, dan kategori tinggi berada pada 151 mm sampai lebih dari 300 mm.
Pengamat meteorologi dan geofisika muda Stasiun Klimatologi Malang, Firda Amalia Maslakah minta masyarakat di wilayah perbukitan dan lereng di Malang Raya untuk waspada terhadap potensi longsor. Diprediksi intensitas hujan akan meningkat. Selain itu, pohon tua yang rapuh juga berpotensi tumbang ketika hujan lebat disertai angin kencang.
Meski tidak berada pada kategori ekstrem, Firda mengingatkan curah hujan menengah dapat memicu banjir jika kondisi lingkungan tidak mendukung.
"Jika dalam sehari terjadi hujan lebat dan lingkungannya tidak siap, misalnya resapan air buruk atau drainase tersumbat, tetap ada potensi banjir," kata Frida.
Pengelola tempat wisata air terjun Coban Rondo telah mengantisipasi bencana pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Manajer Klaster Malang PT Perhutani Alam Wisata Risorsis selaku pengelola Coban Rondo, Imam Basori mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan personel.
"Kami memiliki 25 personel, dan personel tambahan sebanyak tujuh orang. Itu belum bantuan dari unsur TNI dan Polisi serta pihak kecamatan maupun Perhutani. Kami akan optimalkan semuanya. Kalau ada kejadian, kami akan kerahkan semuanya untuk membantu evakuasi," kata Imam.
Imam mengungkapkan kawasan Coban Rondo tidak memiliki peralatan peringatan dini atau Early Warning System (EWS). Namun pihaknya telah melakukan mitigasi bencana dengan memasang rambu-rambu petunjuk arah evakuasi, memasang pagar pengaman agar pengunjung tidak masuk ke area bawah air terjun, dan rutin memantau informasi perkembangan kondisi cuaca.
"Ketika hujannya deras dan ekstrem serta kondisinya berbahaya, kami akan menutup sementara kawasan ini. Bila ada pengunjung masih berada di dalam, personel kami akan saling berkomunikasi dan mengkondisikan evakuasi pengunjung untuk segera keluar dari area coban," tambahnya.
Sampai sekarang kawasan Coban Rondo belum pernah tutup sementara. Menurutnya, sampai sekarang kondisi hujan di sekitar Kecamatan Pujon masih normal dan tidak terlalu ekstrem. "Kami berharap jangan sampai terjadi kejadian apapun," bebernya.
Imam memperkirakan jumlah pengunjung tempat wisata Coban Rondo meningkat saat momen libur Nataru 2025/2026. Pada hari biasa, jumlah pengunjung antara 500 sampai 700 orang per hari.
"Kalau saat libur akhir pekan, pengunjung bisa sampai 1.500 orang. Saat momen libur Nataru nanti, kami prediksi jumlah pengunjung meningkat sampai 25 persen. Kami berharap kondisi cuaca kondusif saat libur Nataru," urainya.(Kukuh Kurniawan/Benni Indo)
Coban Rondo
eksklusif
multiangle
meaningful
Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM
Natal dan Tahun Baru
BMKG
| Pemandian Sumberingin Jadi Primadona Wisata Warga Malang di Masa Libur Nataru |
|
|---|
| Menikmati Sensasi Melintasi Jembatan Kaca di Malang Skyland |
|
|---|
| Wisatawan Masih Bisa Pesan Kamar Hotel di Malang Raya, Tak Ada Diskon Khusus |
|
|---|
| Waspada Macet, Setiap Hari 30.000 Kendaraan Masuk Malang |
|
|---|
| Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan di Malang Raya untuk Urai Kemacetan saat Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wisata-coban-rondo-Malang.jpg)