Selasa, 12 Mei 2026

Talkshow Bus Trans Jatim Malang Raya

Bus Trans Jatim Malang Raya Harus Jadi Pemicu Penguatan Transportasi Publik Lokal

Kehadiran layanan Bus Trans Jatim  di wilayah Malang Raya jadi momentum penting untuk memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat mengikuti Tribun Talk yang digelar Tribun Jatim Network di Rayz UMM Hotel Malang, Rabu (17/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menjadi salah satu pembicara dalam Tribun Talks bertema “Trans Jatim untuk Dongkrak Ekonomi dan Wisata Malang Raya” yang digelar di Rayz UMM Hotel Malang, Rabu (17/12/2025).
  • Ia menyoroti persoalan mobilitas mahasiswa sebagai salah satu tantangan utama Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan.
  • Program Bus Trans Jatim jadi momentum memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Kehadiran layanan Bus Trans Jatim  di wilayah Malang Raya dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menegaskan pemerintah daerah harus mampu menangkap peluang ini agar tidak berhenti sebatas program milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Trans Jatim Malang Raya Tak Sekadar Transportasi, Pelaku UMKM Usul Halte Jadi Pusat Oleh-oleh

Amithya mengatakan, sebelum dilakukan pertemuan dengan Pemprov Jatim, seluruh unsur di Malang Raya telah dikumpulkan untuk membahas skema sinergi pengembangan transportasi publik.

DPRD Kota Malang juga lebih dulu berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk paguyuban angkutan kota.

“Sebelumnya kami sudah koordinasi dengan teman-teman paguyuban angkutan. Kami menyusun rekomendasi untuk Kota Malang agar bisa bersinergi dan mengakomodasi berbagai stakeholder. Memang belum semuanya terakomodir, tapi sudah ada tahapannya,” kata Amithya, dalam talk show,Tribun Talks bertema “Trans Jatim untuk Dongkrak Ekonomi dan Wisata Malang Raya” yang digelar di Rayz UMM Hotel Malang, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, sebagai kebijakan baru, kehadiran Trans Jatim membutuhkan waktu untuk disempurnakan.

Evaluasi secara bertahap diperlukan untuk melihat aspek apa saja yang masih perlu diperbaiki bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.

Amithya juga menilai Jawa Timur sudah mulai menunjukkan kemajuan dalam penyediaan moda transportasi publik yang layak.

Ia bahkan mengaku lebih memilih menggunakan transportasi umum saat bepergian dan merasa iri dengan beberapa kota lain yang telah lebih dulu memiliki sistem transportasi publik yang murah dan nyaman.

“Ini harus jadi trigger. Jangan sampai kesempatan ini tidak bisa ditangkap dan akhirnya sia-sia. Program ini harus kita buat berkelanjutan. Jangan hanya jadi upaya provinsi agar Malang Raya maju, sementara kotanya sendiri tidak siap menangkap peluang,” tegasnya.

Baca juga: Bus Trans Jatim Dorong Peningkatan Pariwisata dan Ekonomi Malang Raya

Ia menyoroti persoalan mobilitas mahasiswa sebagai salah satu tantangan utama di Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan.

Selama ini, banyak mahasiswa terpaksa membawa kendaraan pribadi dari daerah asal karena keterbatasan transportasi publik.

“Saya sering menerima audiensi mahasiswa. Mereka terpaksa membawa kendaraan pribadi. Akhirnya Kota Malang semakin penuh. Kalau ini terus terjadi, potensi Kota Malang sebagai kota pendidikan bisa bergeser ke kota lain,” ujarnya.

Kehadiran Trans Jatim seharusnya dimanfaatkan sebagai penghubung utama antardaerah di Malang Raya, yang kemudian diperkuat dengan sistem pendukung di tingkat kota.

Beberapa konsep yang bisa dikembangkan antara lain feeder angkutan kota, angkutan sekolah, hingga penyediaan shelter yang representatif.

“Ini masih bisa berubah sesuai dengan animo masyarakat. Tapi sepanjang program ini berjalan, pemerintah kota harus jeli menangkap potensi baik dari kehadiran Trans Jatim ini,” pungkasnya. (Benni Indo)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved