Minggu, 10 Mei 2026

Kota Malang

Target 3 Juta Wisatawan Kota Malang Terlampaui, Kayutangan Heritage jadi Magnet Terbesar

Kawasan wisata Kayutangan Heritage menyumbang jumlah wisatawan yang terbesar dan tetap menjadi daya tarik utama di kota Malang

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
ILUSTRASI - Bus Trans Jatim banyak dimanfaatkan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Shalter Kayutangan Jalan Basuki Rahmat Kota Malang, Jumat (26/12/2025). JUmlah pengunjung Kayutangan Heritage tahun 2025 jadi penyumbang jumlah wisatan terbesar bagi kota Malang 

Ringkasan Berita:
  • Disporapar Kota Malang mengungkapkan, target kunjungan wisatawan sebesar 3,3 juta di tahun 2025 sudah tercapai.
  • Kawasan wisata Kayutangan Heritage menyumbang jumlah wisatawan terbesar dan tetap jadi daya tarik utama.
  • Dibandingkan tahun 2024, kunjungan wisatawan di Kayutangan Heritage di tahun 2025 meningkat drastis hingga 100 persen. 
  • Ketua Pokdarwis Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati sebut saat puncak pergantian tahun pada Rabu (31/12/2025), tercatat ada 3.500 wisatawan yang berkunjung.

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengungkapkan, target kunjungan wisatawan sebesar 3,3 juta di tahun 2025 sudah tercapai.

Dari jumlah tersebut, kawasan wisata Kayutangan Heritage menyumbang jumlah wisatawan yang terbesar dan tetap menjadi daya tarik utama.

Baca juga: Pasar Talun Jadi Daya Tarik Baru di Kayutangan Heritage, Pemkot Malang Dukung Pengembangannya

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi mengatakan, berdasarkan pantauan sejak akhir November hingga momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah wisatawan yang berkunjung terus meningkat.

"Dari perhitungan sejak akhir November dan selama Nataru, kawasan Kayutangan Heritage bisa sampai 5.000 pengunjung. Sehingga kami yakin, target 3,3 juta kunjungan wisatawan bisa tercapai," ujar Baihaqi, Kamis (1/1/2026).

Apabila dibandingkan tahun 2024 lalu, maka kunjungan wisatawan di Kayutangan Heritage di tahun 2025 meningkat drastis hingga 100 persen.

Karena selama periode libur Nataru, jumlah wisatawan yang datang antara 3.000 hingga 5.000 orang per hari.

Baihaqi mengungkapkan selain karena masa libur yang panjang, kini Kayutangan Heritage semakin dikenal hingga tingkat nasional.

"Apalagi Kayutangan Heritage telah menyabet juara satu Pokdarwis Tingkat Nasional Anugerah Wonderful Indonesia Award 2025. Lewat prestasi itu, menjadi daya tarik tersendiri dan banyak daerah yang melakukan studi banding ke Kayutangan Heritage," jelasnya.

Baca juga: Selamat Tahun Baru 2026 ! Parkir di Kawasan Kayutangan Malang yang Semrawut Langsung jadi Perhatian

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati mengungkapkan saat puncak pergantian tahun pada Rabu (31/12/2025), tercatat ada sebanyak 3.500 wisatawan yang datang berkunjung.

Dengan jumlah tertinggi kunjungan, terjadi di tanggal 28 Desember 2025 yaitu sebanyak 4.898 wisatawan domestik dan 7 wisatawan mancanegara.

"Untuk kunjungan saat masa Nataru, kami menghitung mulai tanggal 13 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026 dengan rata-rata perhari sekitar 3.000 orang. Dalam empat hari, maka sekitar 25.000 dan seminggu bisa tembus hingga 50.000 pengunjung," ungkapnya.

Mila mengakui, kunjungan wisatawan di tahun 2025 ini menjadi yang tertinggi dibandingkan pada tahun 2023 maupun 2024.

Meski tidak memiliki target khusus, namun pihaknya tetap melakukan evaluasi termasuk meningkatkan kualitas pelayanan.

"Kami fokus meningkatkan pembenahan fasilitas seperti toilet dan musala agar wisatawan tetap nyaman. Sehingga ketika selesai berkunjung, maka dapat meninggalkan kesan yang baik kepada wisatawan," pungkasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved