Kota Malang
Koridor Baru Bus Trans Jatim Malang Raya Berpeluang Dibuka jika Ada Tambahan Anggaran di P-APBD
Peluang untuk menambah koridor baru Bus Trans Jatim Malang raya masih terbuka jika nantinya program ini mendapatkan tambahan anggaran di P-APBD.
Laporan : Yusron Naufal Putra
Ringkasan Berita:
- Peluang untuk menambah kordor baru Bus Trans Jatim Malang raya masih terbuka jika nantinya program ini mendapatkan tambahan anggaran di P-APBD.
- Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif menyatakan dewan tetap berharap agar ada pembukaan koridor baru misalnya melalui pembiayaan pada saat Perubahan-APBD mendatang.
- Koridor tambahan di Malang bisa prioritas terlebih secara kajian Dishub Jatim, seharusnya Malang Raya total ada tiga koridor.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pembukaan koridor baru untuk program bus Trans jatim Malang Raya diharapkan tetap bisa terealisasi tahun 2026 ini, meskipun saat ini rencana itu belum bisa dilaksanakan.
Peluang untuk menambah kordor baru Bus Trans Jatim Malang raya masih terbuka jika nantinya program ini mendapatkan tambahan anggaran di P-APBD.
Baca juga: Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif meminta agar Dishub Jawa Timur dapat mengoptimalkan anggaran tersebut sehingga berdampak terhadap pelayanan.
Politisi Partai NasDem tersebut mengakui dari rapat yang dilakukan bersama Pemprov, hingga saat ini belum ada rencana pembukaan koridor baru dalam waktu dekat.
Sebab, kondisi keuangan daerah diakui masih menjadi tantangan tersendiri.
Namun dewan tetap berharap agar ada pembukaan koridor baru misalnya melalui pembiayaan pada saat Perubahan-APBD mendatang.
Terlebih secara kajian Dishub Jatim, seharusnya Malang Raya total ada tiga koridor.
Saat ini, baru satu koridor yang dibuka, yakni untuk rute Kota Malang - Kota Batu.
Sehingga, kurang dua koridor lagi bisa dijalankan di Malang Raya.
Selain Malang Raya, dewan juga berharap Bus TransJatim nantinya dibuka di berbagai daerah lain.
"Besar harapan kami Dishub ada kesempatan untuk mendapatkan tambahan anggaran di P-APBD nanti setidaknya," ungkap Khusnul Arif.
Baca juga: Tarif Tiket Lanjutan Bus Trans Jatim Ditinjau Ulang, Terdampak Penurunan Fiskal
Anggaran APBD Rp 251 Miliar untuk Trans Jatim
Sementara itu, Bus TransJatim sebagai moda transportasi publik diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh koridor yang ada.