Harlah 1 Abad NU di Malang
Ada 104.541 Orang Akan Hadir dalam Acara Seabad NU di Stadion Gajayana Kota Malang
Ada 104541 Orang yang Hadir dalam Acara Seabad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Ada 104.541 jemaah yang akan datang ke Kota Malang memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang diadakan PWNU Jatim di Stadion Gajayana
- Jumlah tersebut meliputi 77.541 orang dari Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim dan 27.000 warga Muslimat NU se-Jatim
- Mereka mengendarai 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor yang semuanya terbagi dalam 9 zona dengan 9 PIC dari PWNU serta 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal
SURYAMALANG.COM, MALANG - Sekretaris PWNU Jatim, HM Faqih, menjelaskan ada 104.541 jemaah yang akan datang ke Kota Malang memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang diadakan PWNU Jatim di Stadion Gajayana, Kota Malang pada tanggal 7-8 Februari 2026.
“Hingga H-2 (6/2/2026) tercatat jemaah mencapai 104.541 orang atau kalau dibulatkan mencapai 105 ribu orang dengan 1.100 bus lebih dan ribuan kendaraan lainnya,” kata Faqih kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (6/2/2026).
Jumlah 104.541 orang itu meliputi 77.541 orang dari Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim dan 27.000 warga Muslimat NU se-Jatim.
Jumlah itu mengendarai 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor yang semuanya terbagi dalam 9 zona dengan 9 PIC dari PWNU serta 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal.
Dalam rapat Syuriah-Tanfidziyah PWNU Jatim (3/2/2026), Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU Masykuri Bakri mengatakan pihaknya mendapat “back up” penuh dari Polda Jatim dan Kodam serta Dishub Jatim.
Baca juga: Panduan Lengkap Jemaah Harlah Seabad Nahdlatul Ulama di Malang, Bisa Diakses Lewat Website Mikrosite
“Kapasitas Gajayana sesuai konstruksi tribun hanya 35.000 orang, jadi sisanya di luar lapangan, karena itu videotron yang diperbanyak di luar stadion akan menjadi Solusi untuk jamaah yang lebih banyak di luar stadion hingga radius sekitar 3 kilometer,” katanya.
Rangkaian Acara
Rangkaian Harlah Satu Abad NU yang diadakan PWNU Jatim telah menyelenggarakan beberapa kegiatan.
Dalam informasi resmi yang dikeluarkan PWNU Jatim, Kick Off dan Sarasehan Pesantren di Unisma Malang akan diselenggarakan pada 7 Januari 2026.
Ziarah Muassis/Muharrik NU se-Jatim (24/1), Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya (29/1), dan pameran lukisan nasional di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) dengan tema ‘Mangsa Kalasubo’ (30/1/2026).
Agenda lainnya, parenting dan pesantren sehat oleh LKKNU-RMI pada tujuh titik lokasi di Jatim yakni Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso dan Banyuwangi (27 Januari hingga 15 Februari 2026).
Selain itu, Pameran NUConomic, GenZINU Bootcam, dan Talkshow 3 pilar ekonomi NU atau UMKM-Filantropi-Industri Pertanian (Kampung Coklat, Blitar) pada 5-7 Februari 2026. Puncak Harlah adalah Mujahadah Kubro (Stadion Gajayana, Malang) pada 7-8 Februari 2026.
“Pameran NUConomic, GenZINU Bootcam, dan Talkshow 3 pilar ekonomi NU di Kampung Coklat, Blitar pada 5-7 Februari 2026 merupakan bentuk nyata kehadiran NU dalam kehidupan warganya, khususnya 3 pilar ekonomi (UMKM-Filantropi-Industri Pertanian), dan juga Generasi Z (GenZINU/Generasi Z Islami NU),” kata Wakil Ketus PWNU Jatim DR Hakim Jayli di Blitar (5/2/2026).
Selain kompetisi GenZINU, beberapa kegiatan dalam Fesival NUconomic 2026 adalah pameran produk pertanian, kehutanan, kelautan, pendampingan UMKM, bussiness couch, dan talkshow 3 pilar.
“Peserta pameran ada 53 stand/gerai dan mereka sangat antusias, bahkan minta NU adakan pameran rutin untuk angkat ekonomi nahdliyyin,” katanya.
Terkait Festival GenZI-NU dengan serangkaian lomba, Koordinator Festival GenZINU Prof HM Noor Harisudin mengatakan berbagai lomba dalam Festival GenZINU, seperti Lalaran Alfiyah, Qiroatul Qutub, Pidato Bahasa Arab dan Inggris, kompetisi AI (AI Booth Camp Competition), dan Lomba Video Pendek Reels Instagram dalam tema Historical Trips. Khusus untuk Kompetisi AI atau “AI Booth Camp Competition” dikoordinasikan oleh IPNU/IPPNU.
Berbagai lomba yang diadakan itu bertujuan untuk menumbuhkan tradisi yang selama ini ada di pesantren, khususnya Lalaran Alfiyah dan Qiroatul Qutub.
Untuk teknologi digital juga menjadi keniscayaan ke depan. Dalam finalis di Kampung Coklat, para GenZINU piawai bercerita lewat visual tentang kisah jam’iyyah, tradisi, kontribusi, dan peran NU dalam membangun peradaban.
| Harlah 1 Abad NU - PWNU Jatim Apresiasi untuk Muhammadiyah dan Gereja |
|
|---|
| Lambaian Tangan Prabowo Subianto Sapa Nahdliyin se-Jawa Timur dalam Perhelatan 1 Abad NU |
|
|---|
| Harmoni, Kantor GKJW Malang Jadi Tempat Transit Jemaah NU Menuju Mujahadah Kubro 1 Abad NU |
|
|---|
| Guyuran Hujan Tak Patahkan Semangat Rombongan Muslimat NU Ikut Mujahadah Kubro 1 Abad NU |
|
|---|
| Posko Layanan Konsumsi Gratis Diserbu Jemaah saat Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/SEABAD-NU-Stadion-Gajayana-Kota-Malang-jelang-gelaran-Mujahadah-Kubro-Jumat.jpg)