Senin, 13 April 2026

Kota Malang

Ada Belatung pada Menu MBG di SD Kota Malang, Susu yang Dibagikan Juga Bikin Sakit Perut

Ada Belatung pada Menu MBG di SD Lowokwaru Kota Malang, Susu yang Dibagikan Juga Bikin Sakit Perut

|
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
ILUSTRASI MBG - Ada ulat atau belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SD di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Ulat atau belatung itu ada pada menu puding stroberi yang dibagikan kepada siswa, Selasa (3/3/2026). 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SD di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kembali menjadi sorotan setelah wali murid menemukan ulat (belatung) pada menu puding stroberi yang dibagikan kepada siswa, Selasa (3/3/2026).

Kejadian ini mengundang kekhawatiran sekaligus kritik keras dari sejumlah orang tua yang menilai masalah kualitas makanan.

Seorang wali murid yang bercerita dengan identitas tersembunyi mengatakan, sudah empat kali ini anaknya menerima makanan tak layak konsumsi.

Sejak tiga kali menemukan makanan tak layak konsumsi, anaknya tidak lagi mengonsumsi makanan yang dibagikan di sekolah.

Baca juga: Menu MBG di SMPN 6 Kota Malang saat Ramadhan: Telur, Kurma, Kacang dan Roti, Dibagikan saat Pulang

"Karena sudah berulang kali terjadi, kali ini ada temuan belatung itu di puding stroberi," paparnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (3/3/2026).

Narasumber yang bercerita temuan tersebut juga diketahui oleh wali murid lainnya.

Ada seorang rekan yang juga wali murid melaporkan temuan belatung itu.

“Awalnya wali murid kelas 6 menghubungi saya, pudingnya ada belatungnya. Lalu video tersebut dibagikan," katanya.

Susunya Bikin Sakit Perut

Ia mengaku masalah kualitas menu MBG di sekolah tersebut bukan terjadi sekali ini saja.

Sebelumnya, ia sudah empat kali menyampaikan keluhan.

Bahkan anaknya pernah mendapat perawatan medis karena mengonsumsi susu yang diterima dari sekolah.

"Dulu dapat susu rebus, anak saya sakit perut. Saya komplain, akhirnya diganti susu UHT,” katanya.

Masalah lain muncul pada menu polo pendem beberapa hari lalu.

Menurutnya, kacang rebus yang dibagikan belum matang.

Ia juga menyoroti potongan nanas yang diterima siswa karena teksturnya benyek dan airnya sudah keruh.

Baca juga: Roti Basi hingga Buah Mentah, DPRD Kabupaten Malang Gelar Raker Soal Keluhan Menu MBG Tak Layak

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved