Arus Mudik 2026
Ribuan Perantau Asal Malang Raya Mulai Berdatangan di Stasiun Malang
Pantauan SURYAMALANG.COM di Stasiun Kota Malang, sejumlah penumpang berasal dari wilayah Malang Raya mulai berdatangan, Kamis (19/3/2026).
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: iksan fauzi
Ringkasan Berita:
- Warga Malang Raya yang merantau dari berbagai daerah mulai berdatangan jelang Idul Fitri 1447 H, Kamis (19/3/2026). Di antaranya, mereka datang dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.
- Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya sampai pukul 10.00 WIB, sebanyak 8.638 penumpang diproyeksikan akan menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya.
- Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya sampai pukul 10.00 WIB, sebanyak 8.638 penumpang diproyeksikan menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya.
SURYAMALANG.COM | MALANG - Ribuan penumpang mulai berdatangan di Stasiun Malang Kota Baru di momen mudik Lebaran 2026, Kamis (19/3/2026).
Mereka datang dari sejumlah daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga beberapa daerah di Jawa Timur.
Dari pantauan SURYAMALANG.COM pada Kamis (19/3/2026), sejumlah penumpang yang berasal dari wilayah Malang Raya mulai berdatangan.
Mereka pulang dari perantauan untuk merasakan lebaran sembari kumpul bersama keluarga.
"Saya dari Jakarta, mau pulang ke Wagir (Kabupaten Malang) mudik," kata Hendra Wijaya penumpang KA Gajayana saat ditemui Surya.
Ia mengaku selama proses perjalanan berlangsung lancar tanpa adanya kendala.
Pengalaman mudik kali ini diakuinya juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Hendra mengakui kalau musim mudik lebaran tahun ini tidak sebegitu ramai dan terasa lebih nyaman.
"Kalau dibilang ramai ya ramai. Tapi gak seramai dulu. Lebih longgar lah,"
"Waktu di Stasiun Pasar Senen itu yang ramai. Tapi tadi di dalam (Stasiun Malang Kota Baru) ya ramai waktu penumpang turun," ungkapnya.
Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya sampai pukul 10.00 WIB, sebanyak 8.638 penumpang diproyeksikan akan menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya.
Jumlah tersebut terdiri dari 4.298 penumpang berangkat dan 4.340 penumpang yang datang.
Angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga malam hari.
Secara kumulatif, selama periode 11-19 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 73.537 penumpang di wilayah Malang Raya, dengan rincian 43.091 penumpang berangkat dan 30.446 penumpang datang.
Stasiun Malang Kota Baru tercatat sebagai stasiun tersibuk dengan total 63.272 penumpang.
Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 4.723 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama 3.771 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 1.771 penumpang.
Dari sisi penjualan tiket, hingga Kamis (19/3/2026), tercatat sebanyak 75.930 tiket telah terjual atau sekitar 56 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan selama masa Angkutan Lebaran 11 Maret sampai 1 April 2026.
Penjualan diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idul Fitri.
Baca juga: Satlantas Polres Malang Sebut Volume Kendaraan Masuk Kabupaten Malang Meningkat Hari Ini
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2026, 100 Ribu Lebih Pemudik Gunakan KA Daop 9 Jember Jelang Idul Fitri
Diskon 30 persen
Sementara itu, EVP KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia, termasuk program diskon dari pemerintah.
Pemerintah menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026.
Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon, dengan 36.455 tiket atau sekitar 78 persen telah terjual.
Masih terdapat 10.393 tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
"Kami imbau kepada pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak terlalu mendekati waktu keberangkatan,"
"Pastikan barang bawaan tetap dalam pengawasan demi keamanan dan kenyamanan bersama," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/arus-mudik-2026-di-Stasiun-Malang.jpg)