Selasa, 21 April 2026

Perjuangan Kartini Malang Raya

Dewi Ratna Sari, Tunarungu Asal Kepanjen Malang Mengajar Al Quran Isyarat

Dewi Ratna Sari, Tunarungu Asal Kepanjen Kabupaten Malang Mengajar Al Quran Isyarat kepada murid-muridnya

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
BAHASA ISYARAT - Dewi Ratna Sari mengajarkan Al Quran isyarat ke anak didiknya di Kepanjen, Kabupaten Malang. Ia memiliki rasa bangga dan puas saat mengajar. 

Ringkasan Berita:
  • Dewi Ratna Sari, pemilik Toko Dewimba yang sudah berdiri kurang dari satu tahun. Dia merupakan penyandang disabilitas tunarungu
  • Ia merupakan guru bahasa isyarat di Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Kepanjen, Kabupaten Malang
  • Selain itu, ia juga mengajar Al Quran isyarat di dalam maupun luar sekolah untuk tunarungu

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Sebuah toko kelontong di Jalan Bahasa, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang sekilas tampak biasa.

Seperti toko pada umumnya, tempat ini pun menjual segala keperluan yang dibutuhkan.

Minggu (19/4/2026) siang, pembeli tampak silih berganti datang toko tersebut.

Mulai dari anak-anak yang sekadar jajan, hingga pria dewasa yang membeli rokok.

Pria paruh baya tampak bertanya merek rokok yang hendak dibeli kepada perempuan yang ada di balik etalase.

Pertanyaan soal merek rokok itu berulang kali ditanyakan.

Seketika perempuan itu menjawabnya dengan gerakan tangan serta gerak bibir.

Hal ini dilakukan agar pembeli mengerti apa yang dimaksud.

Meskipun sempat terkendala, pembeli akhirnya mengetahui apa yang disampaikan.

Baca juga: Silhouette Crochet, Usaha Kerajinan Tangan Desy Pratiwi Putri di Kota Batu Tembus Pasar Luar Negeri

Perempuan tersebut adalah Dewi Ratna Sari, pemilik Toko Dewimba yang sudah berdiri kurang dari satu tahun.

Dia merupakan penyandang disabilitas tunarungu.

Ia merupakan guru bahasa isyarat di Sekolah Luar Biasa (SLB) BC Kepanjen.

Selain itu, ia juga mengajar Al Quran isyarat di dalam maupun luar sekolah untuk tunarungu.

Siang itu, SURYAMALANG.COM berkesempatan untuk mewawancarai Dewi.

Namun, kegiatan wawancara dilakukan melalui temannya seorang Juru Bahasa Isyarat (JBI), Meilisa Trisetya Arum.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved