Minggu, 3 Mei 2026

Kabupaten Malang

Fraksi Gerindra Kabupaten Malang 'Bela' Wabup Lathifah Terkait Perseteruan PDIP Vs PKB

Sebab, politisi Partai Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq, yang dikenal vokal dan berani itu akhirnya ikut angkat bicara.

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
GERINDRA - Ziaul Haq, Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Malang. Ia turut angkat suara dalam menanggapi ketidak-harmonisan hubungan antara Bupati Sanusi dengan Wabup Lathifah Shohib. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Perseteruan antara Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKB di lingkungan Kabupaten Malang, sepertinya bukannya kian mereda, namun dipastikan akan makin tersulut.

Sebab, politisi Partai Gerindra Kabupaten Malang, Zia'ul Haq, yang dikenal vokal dan berani itu akhirnya ikut angkat bicara.

Menurutnya, perseteruan PDIP dengan PKB terkait kegiatan Wabup Lathifah Shohib yang mengajak 10 Kepala OPD berkunjung ke Wapres Gibran Rakabuming Raka, 27 April 2026 lalu itu, dipersoalkan karena surat izin perjalanan dinas mereka diduga dipalsukan atau ada masalah lain. 

Misalnya, Wabup Lathifah Shohib dianggap terlalu 'melambung' dengan menemui putera mantan Presiden Jokowi itu.

"Ini harus jelas dulu, nggak langsung begitu (bikin hak interpelasi)."

"Sebab, ini menyangkut sikap politik 50 anggota dewan," ungkap Zia'ul Haq, anggota dewan tiga periode dari Gerindra ini, Sabtu (2/5/2026).

Menurutnya, jika Fraksi PDIP ingin menguak dugaan surat izin Bupati Sanusi yang diduga dipalsukan itu, kan tidak langsung mengancam, dengan akan bikin hak interpelasi ke Wabup Lathifah.

Jika memang dipalsukan, misalnya, lanjut Zia, itu kan cuma kesalahan administrasi, bukan mengarah ke pidana.

Terkecuali, surat izin itu dipakai buat kejahatan, seperti memeras, cari sumbangan, itu baru pantas dipersoalkan.

Baca juga: PDIP Vs PKB Memanas di Malang, Zulham Siapkan Hak Interpelasi Terkait Dugaan Surat Palsu Wabup

"Toh, itu dipakai buat kebaikan oleh Bu Lathifah. Kami juga sering diajak Bu Lathifah ke kementerian."

"Memang ia punya komitmen untuk memajukan pendidikan dan kesehatan, lalu apa yang harus dipersoalkan," tutur Zia, yang juga ketua Komisi IV.

Ditambahkan Zia, selama hampir dua tahun jadi wakilnya Bupati Sanusi, Wabup Lathifah, yang bibinya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, ketum DPP PKB itu sangat manut meski ibaratnya 'seperti orang terkurung di luar'.

"Orangnya lho nggak pernah offside kok mau dipersoalkan, kan aneh," ungkap Zia, yang mengaku bukan membela siapapun atau berkubu pada salah satu partai, yang sedang adu kuat itu.

Namun, menurut Zia, itu dilakukan karena tak ingin masalah dugaan kesalahan administrasi itu dibesar-besarkan hingga bikin hubungan Bupati Sanusi dengan wakilnya, yang sudah jauh itu, bisa semakin jauh.

Bahkan, kini Fraksi PKB, dengan punya 11 anggota dewan itu siap mengadang PDIP, yang punya 13 anggota dewan, jika sampai Wabup Latfifah 'dikerjai'.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved