Kota Malang
Pertama di Kota Malang, Muhammadiyah Sembelih Hewan Dam Jemaah Haji Tamattu' di Tanah Air
Meski fisiknya masih berada di Mina, jemaah haji asal Malang kini bisa menyembelih hewan DAM mereka langsung di kampung halaman.
Penulis: Benni Indo | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- PDM Kota Malang mencetak sejarah lokal dengan menjadi yang pertama menggelar penyembelihan hewan DAM jemaah haji di tanah air, tepatnya di Kompleks Muhammadiyah Islamic Center Manarul Islam.
- Sebanyak 11 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih sebagai bentuk pemenuhan DAM dari 82 jemaah Haji Tamattu’ asal KBIHU RSI Aisyiyah Kota Malang yang saat ini posisinya masih berada di Mina, Arab Saudi.
- Langkah ini merupakan bentuk implementasi regulasi baru pemerintah guna menciptakan efisiensi biaya.
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Saat para jemaah menuntaskan lempar jumrah dan menapaki penghujung hari-hari tasyrik di Tanah Suci, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang mengubah amanah DAM menjadi keberkahan bagi sesama melalui hewan kurban.
DAM adalah istilah tebusan yang wajib dibayarkan oleh jemaah saat menunaikan ibadah haji atau umrah.
Tebusan ini dikenakan, karena jemaah memilih jenis ibadah haji tertentu yakni Haji Tamattu’ atau Qiran.
Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, Andyk Asmoro.
Andyk menjelaskan, sebanyak 82 jemaah haji yang berangkat dari KBIHU RSI Aisyiyah Kota Malang melaksanakan Haji Tamattu’.
Terobosan pelaksanaan DAM di dalam negeri ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan di Kota Malang, sekaligus bagian dari program baru di Indonesia.
Efisiensi dan Multiplier Effect
Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Kompleks Muhammadiyah Islamic Center Manarul Islam Kota Malang, Sabtu (30/5/2026).
Lebih jauh, Andyk menjelaskan kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi kebijakan baru pemerintah yang memperbolehkan penyembelihan DAM jemaah haji Indonesia dilakukan di tanah air.
“DAM itu bagian dari syariat yang harus dilakukan oleh jemaah haji yang mengambil jenis Haji Tamattu. Memang sebagian besar jemaah haji Indonesia mengambil jenis haji tersebut,” kata Andyk, Sabtu (30/5/2026).
Andyk menjelaskan, Haji Tamattu dilakukan dengan cara menjalankan ibadah umrah terlebih dahulu, kemudian melepas ihram, sebelum kembali mengenakan ihram untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji pada 8 Zulhijah.
Baca juga: Menengok Ibadah Haji Wali Kota Batu, Tanpa Perlakuan Khusus, Justru Jadi Pelayan bagi Jemaah Lain
“Karena melakukan umrah dan haji dalam satu musim, maka ada kewajiban DAM yang harus ditunaikan,” ujarnya.
Tahun ini, PDM Kota Malang menyembelih 11 ekor sapi dan lima ekor kambing sebagai DAM bagi 82 jemaah haji asal Kota Malang yang saat ini masih berada di Tanah Suci.
“Mereka masih di sana, masih berada di Mina. Sementara DAM-nya dilaksanakan di sini,” katanya.
Menurut Andyk, pelaksanaan DAM di Indonesia merupakan kebijakan baru yang untuk pertama kalinya diterapkan bagi jemaah haji Indonesia. Sebelumnya, seluruh penyembelihan hewan DAM dilakukan di Arab Saudi.
“Sesuai regulasi pemerintah, ini pertama kali pemotongan hewan DAM jemaah haji Indonesia dilaksanakan di tanah air,” ujarnya.
sembeli hewan dam jemaah haji
hewan dam jemaah haji
Muhammadiyah
Iduladha 2026
hewan kurban
Haji Tamattu
Kota Malang
Malang
SURYAMALANG.COM
| Bulog Ungkap Alasan Beras SPHP Tak Dijual di Pasar Klojen, Pangsa Pasar Didominasi Konsumen Premium |
|
|---|
| Pemkot Malang Siapkan Warung Tekan Inflasi di Dua Pasar Tradisional, Fokus Kendalikan Harga Cabai |
|
|---|
| Gubernur Jatim Temukan Minyakita dan Beras SPHP Kosong di Pasar Klojen Malang, Minta Bulog Bertindak |
|
|---|
| Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak di Pasar Klojen Kota Malang dalam Dua Pekan Terakhir |
|
|---|
| Kodrat Jatim Genjot Seni Gerak Tarung Derajat di Malang, Siapkan Bibit Atlet Menuju Porprov dan PON |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pertama-di-Kota-Malang-Muhammadiyah-Sembelih-Hewan-Dam-Jemaah-Haji-Tamattu-di-Tanah-Air.jpg)