Kota Malang
Pengurus Baru Fatayat NU Kota Malang Resmi Dilantik, DPRD Ajak Kolaborasi Bangun Karakter Pemuda
Pengurus Baru Fatayat NU Kota Malang Resmi Dilantik, DPRD Ajak Kolaborasi Bangun Karakter Pemuda
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Pelantikan pengurus baru Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang masa khidmat 2025-2030
- Pelantikan digelar di Hall KH Abdulrahman Wahid, Universitas Islam Malang (Unisma), dan dihadiri ratusan kader, tokoh agama, serta pejabat pemerintahan
- Ketua Fatayat NU Kota Malang, Widiarini MKes menegaskan, akan membawa Fatayat fokus pada kerja yang lebih konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, keluarga, dan masyarakat perkotaan
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Pengurus baru Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang masa khidmat 2025-2030 resmi dilantik pada Minggu (31/5/2026).
Pelantikan itu digelar di Hall KH Abdulrahman Wahid, Universitas Islam Malang (Unisma), dan dihadiri ratusan kader, tokoh agama, serta pejabat pemerintahan.
Ketua Fatayat NU Kota Malang, Widiarini MKes menegaskan, akan membawa Fatayat fokus pada kerja yang lebih konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, keluarga, dan masyarakat perkotaan.
Widiarini bilang menyoroti akan meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Selain itu tantangan penggunaan teknologi digital, persoalan kesehatan mental, hingga tekanan ekonomi keluarga juga menjadi sorotan.
"Kami tegaskan akan membawa Fatayat fokus pada kerja yang lebih konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan, keluarga, dan masyarakat perkotaan," katanya.
"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta persoalan kesehatan mental, hingga tekanan ekonomi keluarga juga menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama," tambahnya.
Baca juga: Bediding, Kota Batu dan Malang Disapu Hawa Dingin, Ternyata Ini Penyebabnya
Widiarini, menuturkan bahwa Kota Malang memiliki karakter yang khas sebagai kota pendidikan dan kota kreatif.
Kota Malang menjadi tempat berkumpulnya ribuan perempuan muda dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam.
Kondisi tersebut menghadirkan banyak peluang, namun di sisi lain juga memunculkan persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama.
"Kota Malang adalah kota pendidikan, kota kreatif, dan menjadi rumah bagi ribuan perempuan muda dari berbagai daerah jadi banyak sekali persoalan yang dihadapi," tuturnya.
"Fatayat NU Kota Malang harus hadir sebagai organisasi yang relevan dan mampu memberikan solusi," tamabah Widiarini.
Karena itu, sinergi dengan berbagai stakeholder seperi Pemerintah Kota Malang, perguruan tinggi, dan berbagai elemen masyarakat akan terus diperkuat selama masa kepengurusan ini.
"Kami akan terus bersinergi dengan berbagai stakeholder seperi Pemerintah Kota Malang, perguruan tinggi, dan berbagai elemen masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis yang menjadi fokus utama Fatayat NU Kota Malang pada periode ini.
Fatayat
Nahdlatul Ulama (NU)
Widiarini
Universitas Islam Malang (Unisma)
Unisma
Kota Malang
Amithya Ratnanggani Sirraduhita
SURYAMALANG.COM
| Parkir Masuk 4 Sektor Paling Banyak Diadukan Warga ke Ombudsman, Pemkot Malang Siap Respons Cepat |
|
|---|
| Pertama di Kota Malang, Muhammadiyah Sembelih Hewan Dam Jemaah Haji Tamattu' di Tanah Air |
|
|---|
| Bulog Ungkap Alasan Beras SPHP Tak Dijual di Pasar Klojen, Pangsa Pasar Didominasi Konsumen Premium |
|
|---|
| Pemkot Malang Siapkan Warung Tekan Inflasi di Dua Pasar Tradisional, Fokus Kendalikan Harga Cabai |
|
|---|
| Gubernur Jatim Temukan Minyakita dan Beras SPHP Kosong di Pasar Klojen Malang, Minta Bulog Bertindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Kota-Malang-Amithya-Ratnanggani-Sirraduhita-Fatayat-Nahdlatul-Ulama-NU.jpg)