Rabu, 10 Juni 2026

MAKI Laporkan Dugaan Pejabat Eselon II Kelola 100 Dapur MBG, Data Diserahkan ke Kejagung

MAKI menyerahkan data dugaan kepemilikan ratusan dapur MBG oleh oknum pejabat ke Kejagung, di mana temuan ini disebut mencakup sebaran lokasi.

Tayang:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
KASUS KORUPSI MBG - Petugas menyiapkan paket makanan bergizi yang akan didistribuskan ke salah satu sekolah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baleendah Rancamanyar, Jalan Bojongsayang, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). Kini, temuan dugaan pengelolaan ratusan dapur makan bergizi gratis (MBG) oleh oknum pejabat kini resmi diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).  

Ringkasan Berita:
  • MAKI melalui Koordinator Boyamin Saiman menyerahkan temuan dugaan keterlibatan oknum pejabat Eselon I dan II dalam pengelolaan dapur MBG ke Kejagung
  • Untuk Eselon I berinisial IRA diduga memiliki sekitar 20 dapur di Pulau Jawa, sementara Eselon II berinisial TSA diduga mengelola lebih dari 100 dapur, termasuk di wilayah 3T. 
  • MAKI menyertakan data nama dan lokasi serta menilai terdapat potensi konflik kepentingan yang perlu ditelusuri penyidik.

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Temuan dugaan pengelolaan ratusan dapur makan bergizi gratis (MBG) oleh oknum pejabat kini resmi diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung). 

Laporan tersebut mencakup indikasi keterlibatan pejabat Eselon I dan Eselon II beserta sebaran lokasi dapur.

Aparat pun penegak hukum akan menindaklanjuti data tersebut untuk pendalaman.

Dugaan Kepemilikan 100 Dapur MBG

Laporan terkait dugaan kepemilikan 100 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh oknum pejabat itu dilakukan oleh Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman, berdasarkan hasil temuannya.

Berdasarkan hasil temuannya, Boyamin menjelaskan setidaknya terdapat dua klaster kepemilikan dapur MBG yang terafiliasi dengan oknum pejabat baik di tingkat Eselon I dan Eselon II.

"Ya sebenarnya saya menyerahkan informasi-lah disertai data, jadi ada dua klaster, Eselon I dan Eselon II," kata Boyamin, Selasa (9/6/2026).

Untuk klaster pertama, Boyamin menyebut pejabat Eselon I berinisial IRA diduga memiliki sekitar 20 dapur MBG yang tersebar di Pulau Jawa.

Baca juga: Dapur MBG di Jatim Bakal Gelar Rapat, Bahas Penyerapan UMKM hingga Isu Suspend

Sementara pada klaster kedua, pejabat Eselon II berinisial TSA diduga memiliki lebih dari 100 dapur MBG.

Boyamin juga menuturkan adanya dugaan ratusan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang turut terafiliasi dengan TSA.

“Dia sebenarnya ngurusin yang agak di daerah-daerah terpencil, Artinya yang mestinya ditugasi di daerah-daerah 3T itu termasuk di pinggiran, tapi dia diduga juga berurusan atau mengelola sekitar 100-n dapur umum. Nah itu dia Inisialnya TSA,” ungkapnya.

Meski demikian, Boyamin menegaskan temuan tersebut masih berupa dugaan yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh penyidik Kejagung.

Boyamin memastikan, seluruh data yang diserahkan sudah dilengkapi nama dan titik lokasi SPPG yang diduga terlibat.

“Kita kawal kalau nanti misalnya tidak diproses akan saya gugat Praperadilan, misalnya untuk membuka semuanya,” jelasnya.

Laporan Sebelumnya Seret Pejabat Eselon II 

Sebelumnya, Boyamin juga mengungkap temuan adanya dugaan kepemilikan lebih dari 100 SPPG oleh pejabat Eselon II dan sekitar 20 dapur oleh pejabat Eselon I.

Boyamin menyebut, data tersebut akan diserahkan ke penyidik Kejagung pada Selasa (9/6/2026).

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved