Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Ramadhan 2026

Niat Puasa Ramadhan 2026 Sebulan Penuh dengan Tulisan Latin dan Terjemahan

Dalam Mazhab Maliki, niat puasa Ramadhan dapat dilakukan sekali di malam pertama untuk sebulan penuh.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM/HABIBUR ROHMAN
NIAT PUASA RAMADHAN - Foto Arsip. Siswa SMA dari berbagai kelas memadati area Masjid Nasional Al Akbar Surabaya hingga diluar pagar pada kegiatan "Buka Bersama" dan pembagian Hadiah Kurma Raja Salman, Sabtu (21/2/2026). Simak bacaan niat puasa Ramadhan 2026 selama satu bulan penuh. 

Ringkasan Berita:
  • Memasuki bulan Ramadhan 2026, umat Islam dianjurkan memperkuat niat puasa sebagai bagian dari rukun ibadah. 
  • Dalam Mazhab Maliki, niat puasa Ramadhan dapat dilakukan sekali di malam pertama untuk sebulan penuh. 
  • Bacaan niat ini tersedia lengkap dalam tulisan latin dan terjemahan agar mudah diamalkan.

 

SURYAMALANG.COM -  Ramadhan 1447 H/2026 membawa keberkahan sekaligus kewajiban umat Islam untuk menunaikan puasa.

Sebagian ulama berpendapat niat puasa dapat dilakukan sekali untuk sebulan penuh, sesuai ajaran Mazhab Maliki. 

Bacaan niat tersebut ditulis dalam latin beserta terjemahan agar lebih mudah dipahami.

Dalam mazhab Maliki, niat puasa Ramadan dapat dilakukan sekali pada malam pertama untuk seluruh bulan.

Pendapat ini dijelaskan oleh ulama dalam berbagai literatur fikih, salah satunya disebutkan oleh Yusuf Al-Qaradlawi dalam Fiqh al-Shiyam.

Menurut pandangan tersebut, puasa Ramadan dianggap sebagai satu kesatuan ibadah sehingga tidak wajib memperbarui niat setiap malam.

Sebagai bentuk kehati-hatian dan antisipasi jika kita lupa atau ketiduran, sebagian Muslim memilih pendapat Imam Malik untuk membaca niat puasa sebulan penuh.

Berikut niat puasa ramadan sebulan penuh mengikuti pendapat Mazhab Maliki, lengkap dengan latin dan arti:

Niat puasa ramadan sebulan penuh

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى

"Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta'ala."

Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."

Meski demikian, niat pada dasarnya merupakan tekad dalam hati dan tidak wajib dilafalkan. 

Membaca niat secara lisan hanya sebagai bentuk penguat dan kehati-hatian agar tidak lupa.

Bagi yang mengikuti Mazhab Syafi’i, dianjurkan tetap memperbarui niat setiap malam, biasanya setelah salat tarawih atau saat sahur.

Perbedaan pendapat ini menunjukkan keluasan fikih Islam.

Umat Muslim dapat memilih pendapat yang diyakini paling memudahkan, selama tetap menjaga keikhlasan dan kesungguhan dalam berpuasa selama Ramadan.

(SURYAMAALNG.COM/SRIPOKU.COM)

Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved