Selasa, 12 Mei 2026

Ramadhan 2026

Hukum Menunda Mandi Junub di Pagi Hari saat Puasa Ramadhan: Ini Penjelasan Ustaz dan Tata Caranya

Sering merasa berat untuk mandi junub sebelum Subuh? Hati-hati, menunda mandi wajib bisa berisiko membuat shalat Subuh Anda terlewat!

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
MANDI WAJIB RAMADHAN - Sejumlah warga menyantap makanan dan minuman saat tiba waktu berbuka puasa di halaman Masjid Pusdai Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (29/5/2018). Rasa dingin di pagi hari sering kali menjadi ujian bagi umat Islam saat harus melaksanakan mandi junub atau mandi wajib sebelum waktu Subuh di bulan Ramadhan. 

Ringkasan Berita:
  • Pahami hukum menunda mandi junub di pagi hari karena alasan cuaca dingin, merujuk pada penjelasan dalam program Tanya Ustaz. 
  • Penundaan mandi wajib tidak dibenarkan jika menyebabkan seseorang melewatkan waktu shalat, termasuk shalat Subuh. 
  • Ustaz Faishal menekankan rasa dingin adalah ujian ibadah yang justru dapat mendatangkan pahala jika dihadapi dengan sabar.

SURYAMALANG.COM, - Rasa dingin di pagi hari sering kali menjadi ujian bagi umat Islam saat harus melaksanakan mandi junub atau mandi wajib sebelum waktu Subuh di bulan Ramadhan.

Muncul pertanyaan di kalangan masyarakat, apakah diperbolehkan menunda mandi wajib hingga siang hari karena alasan cuaca dingin?

Menjawab keraguan tersebut, Ustaz Faishal Abdan Syakura memberikan penjelasan lengkap.

Hukum Menunda Mandi Junub di Pagi Hari 

Dalam penjelasannya, H. Faishal Abdan Syakura menyampaikan seorang muslim yang berada dalam keadaan junub sebelum waktu subuh tidak boleh sengaja menunda mandi hingga melewati waktu shalat.

Menurutnya, shalat memiliki syarat sah, salah satunya adalah suci dari hadas besar maupun hadas kecil. 

Baca juga: Bolehkah Mandi Junub Sengaja Dilakukan Setelah Subuh, Puasanya Tetap Sah? Ini Riwayatnya Dalam Hadis

Oleh karena itu, seseorang yang mengetahui dirinya dalam keadaan junub harus segera mandi agar dapat menunaikan shalat Subuh.

“Jika seseorang sengaja menunda mandi junub, maka ia bisa terhalang melaksanakan shalat Subuh, bahkan shalat berikutnya,” jelasnya dalam program Tanya Ustadz di YouTube pada Selasa (3/3/2026).

Faishal menambahkan, apabila penundaan tersebut sampai membuat seseorang melewatkan beberapa waktu shalat, maka hal tersebut tidak diperbolehkan.

Kesabaran dalam Menghadapi Ujian Ibadah

Faishal menjelaskan, rasa dingin saat harus mandi sebelum subuh merupakan bagian dari ujian bagi orang beriman. 

Kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk kembali tidur dan menunda kewajiban bersuci.

Menurutnya, mandi junub juga termasuk bagian dari persiapan ibadah karena dilakukan untuk menunaikan shalat. 

Baca juga: Batas Mandi Junub Ketika Puasa Ramadan Setelah Hubungan Suami Istri, Perhatikan Waktunya

Ketika seseorang bersabar menghadapi kesulitan, seperti air yang dingin atau udara yang tidak nyaman, maka pahala yang diperoleh bisa lebih besar.

Dalam ajaran Islam dikenal prinsip bahwa balasan suatu amal sebanding dengan usaha dan kesulitan yang dihadapi saat melaksanakannya.

Ketentuan bagi yang Terbangun setelah Waktu Subuh

Faishal juga menjelaskan kondisi lain, misalnya seseorang baru bangun tidur setelah waktu Subuh terlewat dan mendapati dirinya dalam keadaan junub.

Dalam keadaan tersebut, seseorang tidak berdosa karena ia tertidur. Namun, ia tetap wajib segera mandi junub lalu menunaikan shalat Subuh yang terlewat.

Baca juga: Keistimewaan Sholat Tarawih Malam ke-18 Ramadhan, Sabtu 7 Maret: Ridha Allah SWT kepada Hambanya

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved