Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Ramadhan 2026

Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 Milai Malam Ini: Minta Pertolongan, Dimudahkan Urusan

Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 mulai diperingati umat muslim sejak malam ganjil ke-21. Diyakini lebih baik dari seribu bulan.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribun Solo/Muhammad Nursina
MALAM LAILATUL QADAR - Foto Arsip - Sejumlah santri Pondok Pesantren Baitul Musthofa, Mojosongo, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, membaca ayat suci Alquran di bawah sinar lilin dan lampu petromaks, Senin (25/4/2022) malam. Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 diyakini sebagai momentum spiritual yang lebih baik dari seribu bulan. Umat muslim berlomba memanjatkan doa untuk pertolongan, perlindungan, dan keteguhan iman. Doa-doa tersebut dapat dibaca dalam bahasa Arab, latin, serta terjemahannya. 

Ringkasan Berita:
  • Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 mulai diperingati umat muslim sejak malam ganjil ke-21. 
  • Malam penuh berkah ini diyakini lebih baik dari seribu bulan. 
  • Umat muslim dianjurkan memperbanyak doa, zikir, dan amalan kebaikan.
  •  Bacaan doa Lailatul Qadar tersedia dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan agar mudah diamalkan.

 

SURYAMALANG.COM - Memasuki 10 hari terakhir Ramadan 2026, umat muslim menanti datangnya malam Lailatul Qadar.

Malam istimewa ini disebut sebagai malam turunnya Al-Qur’an dan penuh keberkahan.

Salah satu amalan utama adalah membaca doa memohon ampun dan dimudahkan urusan.

Kumpulan doa Lailatul Qadar kini bisa disimak lengkap dengan arti dan bacaan latin. 

Lantas, doa apa saja yang dapat dipanjatkan di malam Lailatul Qadar?

Dikutip dari Tribun Style, "7 Lantunan Doa Hiasi malam Lailatul Qadar", berikut deretan doa yang bisa dilantunkan di malam Lailatul Qadar.

1. Doa mohon ampun dan meminta pertolongan

Sebagai manusia yang penuh dengan dosa kita selayaknya memohon ampunan kepada Allah SWT.

Meminta ampun atas segala kesalahan yang diperbuat dan memohon pertolongan kepada Sang Maha Kuasa.

QS Al-Baqarah: 286

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat,

rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā,

rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.

Artinya:

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved