Kamis, 9 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Ramadhan Hari ke 26, Senin 16 Maret 2026 Lengkap dengan 3 Waktu Mustajab Berdoa

Di hari ke-26 ini, mari perkuat munajat dengan doa memohon ampunan dan diterimanya segala amal ibadah kita. Ini waktu terbaik untuk berdoa.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
DOA RAMADHAN 2026 - Ribuan umat Islam melaksanakan Salat Iduladha 1446 Hijriah di Masjid Raya Al Mashun, Medan, Jumat (6/6/2025). Sebagaimana tuntunan dari Ditjen Pendis Kemenag RI, doa harian menjadi momentum penting bagi setiap mukmin untuk memohon ampunan, diterimanya amal ibadah, serta perlindungan dari segala aib. 

Ringkasan Berita:
  • Bacaan doa hari ke-26 Ramadan beserta teks Arab, transliterasi Latin, dan terjemahannya yang fokus pada permohonan agar langkah usaha selama bulan suci bernilai syukur dan dosa-dosa terampuni. 
  • Selain doa harian, ulasan ini memaparkan esensi doa sebagai kunci keberkahan serta membedah tiga waktu utama yang mustajabah, yakni waktu sahur, sepanjang waktu berpuasa, dan saat menjelang berbuka. 
  • Ketahui pula pentingnya adab dalam berdoa, seperti keikhlasan, hingga menjaga kehalalan konsumsi.

SURYAMALANG.COM, - Memasuki hari ke-26 Ramadan 1447 H, Senin (16/3/2026), umat Muslim diimbau untuk semakin meningkatkan intensitas ibadah dan munajat di sisa waktu bulan suci.

Sebagaimana tuntunan dari Ditjen Pendis Kemenag RI, doa harian menjadi momentum penting bagi setiap mukmin untuk memohon ampunan, diterimanya amal ibadah, serta perlindungan dari segala aib.

Di tengah atmosfir spiritual Ramadan yang semakin dalam, memahami adab dan waktu-waktu mustajabah menjadi kunci utama agar setiap rintihan doa lebih mudah menembus pintu langit dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Doa Ramadhan Hari ke 26

Dikutip dari Ditjen Pendis Kemenag RI, berikut doa Ramadhan hari ke-26, Senin 16 Maret 2026:

Bacaan doa Ramadhan hari ke-26:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِي فِيهِ مَشْكُورًا وَ ذَنْبِي فِيهِ مَغْفُورًا وَ عَمَلِي فِيهِ مَقْبُولًا وَ عَيْبِي فِيهِ مَسْتُورًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِينَ

Latin:

Allahummaj'al sa'yi fihi masykuuran, wa dzanbi fihi maghfuuran, wa 'amali fihi maqbuulan, wa 'aibi fihi mastuuran, yaa asma'as saami'iin.

Artinya:

"Ya Allah, jadikanlah setiap langkah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha Mendengar dari semua yang mendengar."

Esensi Doa sebagai Kunci Keberkahan Ramadan

Sebagaimana disarikan dari ulasan di laman NU Online Lampung, memahami esensi doa di bulan Ramadhan adalah kunci untuk meraih keberkahan yang maksimal.

Keistimewaan doa di bulan ini didasarkan pada kondisi spiritual seseorang yang sedang berpuasa.

Ketika seseorang berpuasa, ia berada dalam kondisi ketundukan penuh kepada Allah SWT; nafsu ditekan, sementara ruhani diperkuat.

Rasulullah SAW dalam berbagai hadits pun menegaskan doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.

Peluang emas ini seharusnya tidak dilewatkan begitu saja. Ramadhan adalah momentum di mana pintu-pintu langit dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.

Atmosfer spiritual yang bersih inilah yang membuat getaran doa seorang mukmin lebih mudah "menembus" langit.

Tiga Waktu Utama Doa Mustajabah

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved