Rabu, 6 Mei 2026

Ramadhan 2026

Doa Ramadhan Hari ke 27, Selasa 17 Maret 2026 dan Pesan Gus Iqdam tentang Lailatul Qadar

Sudah masuk hari ke-27 Ramadan, semangat berburu Lailatul Qadar jangan sampai kendor! Amalkan doa hari ini, ada pesan spesial dari Gus Iqdam.

Tayang:
Tribunnews/Herudin
DOA RAMADHAN 2026 - Jamaah membaca Al Quran saat malam Itikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Memasuki hari ke-27 Ramadan 1447 H, Selasa (17/3/2026), umat Muslim kini berada di penghujung perjalanan berburu kemuliaan malam Lailatul Qadar. 

Ringkasan Berita:
  • Bacaan doa Ramadan hari ke-27 berfokus pada permohonan mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar serta kemudahan dalam segala urusan. 
  • Selain panduan doa, turut diulas momen pengajian akbar bersama Gus Iqdam di depan Masjid Agung Lamongan (MAL). 
  • Gus Iqdam mengajak jemaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir dengan introspeksi diri dan kesungguhan mendekatkan diri kepada Allah. 
  • Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, juga menegaskan kegiatan ini merupakan ikhtiar batin.

SURYAMALANG.COM, - Memasuki hari ke-27 Ramadan 1447 H, Selasa (17/3/2026), umat Muslim kini berada di penghujung perjalanan berburu kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Di tengah upaya memperbanyak ibadah batiniah, ribuan jemaah di Lamongan baru saja mendapatkan suntikan motivasi spiritual dari pendakwah kondang Gus Iqdam.

Dalam pesannya, Gus Iqdam menekankan doa dan kesabaran adalah kunci utama menghadapi cobaan hidup, termasuk bagi masyarakat yang saat ini tengah diuji bencana banjir di sebagian wilayah Kabupaten Lamongan.

Doa Ramadhan Hari ke 27

Dikutip dari Ditjen Pendis Kemenag RI, berikut doa Ramadhan hari ke-27, Selasa 17 Maret 2026:

Bacaan doa Ramadhan hari ke-27:

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيِ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ

Latin:

Allâhummarzuqnî fîhi fadhla lailatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal ‘usri ilal yusri waqbal ma’âdzîrî wa huththa ‘annid dzanba wal wizra yâ ra’ûfan bi’ibâdihish shâlihîn.

Artinya:

"Ya Allah, berkahilah aku di bulan ini dengan mendapatkan lailatul qadr. Ubah arah hidupku dari hidup yang susah menjadi mudah. Terimalah segala permohonan maafku dan hapuskan dosa-dosa dan kesalahanku. Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba-Nya yang saleh."

Ikhtiar Spiritual di Tengah Ujian Banjir

Kegiatan ngaji bersama yang digelar oleh masyarakat pada hakikatnya merupakan bentuk ikhtiar spiritual kolektif.

Hal ini ditegaskan oleh Gus Iqdam saat hadir sebagai penceramah dalam acara "Ngaji Bersama" di depan Masjid Agung Lamongan (MAL), Minggu (15/3/2026) malam.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Malang, Batu, Surabaya Selasa 17 Maret 2026 Lengkap dengan Prediksi Idulfitri 1447H

Di hadapan ribuan jemaah, Gus Iqdam mengaitkan pentingnya pengajian ini dengan musibah banjir yang saat ini melanda sebagian wilayah kecamatan di Kabupaten Lamongan.

“Ini kegiatan yang luar biasa. Apalagi saat ini ada sebagian wilayah yang sedang dilanda banjir" tutur Gus Iqdam.

"Salah satu ikhtiar kita dalam menghadapi berbagai persoalan adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak doa kepada Sang Pencipta,” imbuhnya.

Mengejar Kemuliaan Lailatul Qadar

Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak seluruh jemaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, doa, dan introspeksi diri.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved