Senin, 20 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Ramadan Hari ke 29 Kamis 19 Maret 2026, Lengkap dengan Dzikir Setelah Sholat

Umat Muslim memasuki hari ke-29 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026 dengan doa khusus yang dianjurkan.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
SURYAMALANG.COM/Purwanto
DOA RAMADHAN - Para siswa Sekolah Rakyat SMA 22 Malang membaca tadarus Al Qur'an saat ramadan 2026, Kamis (27/2/2026). Doa Ramadhan hari ke-29 Kamis, 19 Maret 2026 menjadi amalan penting menjelang berakhirnya bulan suci. Bacaan doa ini tersedia lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahan agar mudah diamalkan. 

Biasanya, sholat subuh dikerjakan sekitar pukul 4 - 5 pagi atau tergantung wilayah masing-masing.

Dzikir dan doa ini biasanya dibaca oleh seorang umat Muslim setelah saalat subuh.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk melakukan dzikir dan berdoa setelah sholat fardhu.

Hendaknya umat muslim berdoa dan berdzikir setelah menunaikan sholat wajib dari Subuh, Zuhur Ashar, Maghrib, dan Isya.

Berikut rangkaian bacaan dzikir sesudah shalat maktubah yang disusun pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban, KH Muhammad bin Abdullah Faqih (rahimahullâh) sebagaimana dikutip dari Majmû‘ah Maqrûât Yaumiyah wa Usbû‘iyyah.

Beliau mengutipnya antara lain dari hadits riwayat Muslim, Bukhari, Abu Dawud, serta kitab Bidâyatul Hidâyah dan lainnya.

1. Membaca istighfar di bawah ini sebanyak tiga kali:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

2. Memuji Allah dengan kalimat:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Ini berdasarkan hadits riwayat Imam Muslim. Dalam riwayat lain sebagaimana dikutip Bidâyatul Hidâyah:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

3. Lalu membaca:

اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

Bacaan ini bisa kita temukan dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Muslim (muttafaqun ‘alaih). Dalam Bidâyatul Hidâyah disebutkan:

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved