Persema Malang

Persema Malang Bidik Poin Penuh Hadapi Hizbul Wathan, Firman Basuki: Pemain Harus Lebih Tenang

Persema Malang Bidik Poin Penuh Hadapi Hizbul Wathan, Firman Basuki: Pemain Harus Lebih Tenang

SURYAMALANG.COM/Purwanto
RICUH - Pemain Persema Malang dan Perseta Tulungagung saat terlibat keributan dalam laga babak 32 besar Liga 4 Jatim 2025-2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Senin (5/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Persema Malang menghadapi Hizbul Wathan di Stadion Gajayana, Kota Malang, pukul 15.00 WIB, Rabu (7/1/2026)
  • Persema Malang menatap laga kedua Babak 32 Besar Liga 4 Jatim 2025/2026 dengan penuh kewaspadaan
  • Setelah pada laga perdana hanya mampu bermain imbang kontra Perseta Tulungagung dengan skor 0-0

SURYAMALANG.COM, MALANG - Persema Malang menatap laga kedua Babak 32 Besar Liga 4 Jatim 2025/2026 dengan penuh kewaspadaan.

Tim berjuluk Bledek Biru itu akan menghadapi Hizbul Wathan di Stadion Gajayana, Kota Malang, pukul 15.00 WIB, Rabu (7/1/2026).

Setelah pada laga perdana hanya mampu bermain imbang kontra Perseta Tulungagung dengan skor 0-0.

Pelatih Persema Malang, Firman Basuki, menegaskan bahwa evaluasi utama timnya saat ini adalah soal ketenangan bermain.

Terutama ketika menghadapi tekanan, baik dari lawan maupun atmosfer pertandingan.

"Untuk pertandingan berikutnya kita harus lebih tenang lagi menghadapi situasi tekanan."

"Dulu Persema main tanpa suporter, sekarang suporternya banyak, anak-anak sempat kaget."

"Tapi ke depan harus lebih tenang, lebih semangat, dan menjalankan instruksi pelatih," ujar Firman Basuki kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Persema Malang Bidik Tiket 16 Besar Liga 4 Jatim dengan Sisa Dua Laga Krusial

Dengan ketenangan tersebut, pelatih yang juga mantan pemain Persema itu berharap anak asuhnya dapat meraih hasil positif.

Apalagi, kini Persema Malang kembali bermarkas di Stadion Gajayana, setelah pada babak fase grup harus bermain di Lapangan ARG Soccer Field Lawang.

Untuk itu, Firman meminta di dua pertandingan sisa menghadapi Hizbul Wathan dan Persedikab Kediri para pemain dapat mengatur emosi.

Sebab, kedua laga tersebut cukup krusial untuk menentukan nasib Persema ke depan.

"Kami harus tetap waspada. Saya minta pemain jangan meremehkan lawan."

"Jangan karena lawan kalah lalu kita main santai. Kita harus tetap semangat dan lebih hati-hati," pesannya.

Saat menghadapi Perseta Tulungagung kemarin, Persema cukup kuwalahan dalam menghadapi tekanan tim tamu.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved