Rabu, 3 Juni 2026

FIFA Series 2026

John Herdman Puji Penampilan Calvin Verdonk Usai Final FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian khusus kepada Calvin Verdonk usai final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram/c.verdonk
ANDALAN GARUDA - Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, saat tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kekalahan Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 tidak mengurangi sorotan positif terhadap Calvin Verdonk. John Herdman menilai performa sang pemain sebagai salah satu yang terbaik sepanjang laga. Verdonk dinilai memiliki kecepatan, kecerdasan taktis, dan stamina yang membuatnya penting bagi skema tim. 

Kemampuan teknik, visi bermain, hingga stamina membuatnya jadi sosok penting sebagai motor permainan di lapangan.

Pelatih asal Inggris itu menyebut, pemain berkarier di Liga Prancis itu sebagai sosok komplet yang memiliki kualitas di atas rata-rata.

"Penampilannya (Calvin Verdonk) malam ini luar biasa. Dia adalah pemain komplet," ujar Herdman dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Menurutnya, Verdonk tidak hanya memiliki kecepatan dan akselerasi, tetapi juga kecerdasan taktis serta kemampuan membaca permainan.

Hal ini membuatnya menjadi bagian penting dalam skema permainan Indonesia, terutama dalam mengontrol tempo di lini tengah.

Herdman juga menegaskan bahwa gaya bermain tim saat ini menuntut keberanian pemain untuk masuk ke area tengah dan beradaptasi dengan sistem yang fleksibel. 

Dalam konteks itu, Verdonk dinilai mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat baik.

Ia bahkan menyebut, Verdonk sebagai salah satu pilar masa depan Timnas Indonesia, terutama dalam membangun permainan dari lini tengah. 

Bersama pemain seperti Joey Pelupessy dan Nathan Tjoe-A-On, Indonesia dinilai mampu mengimbangi permainan tim Eropa.

“Melawan Bulgaria, kami bisa mengontrol lini tengah sepanjang pertandingan. Calvin adalah bagian besar dari itu,” tambahnya.

Tak hanya itu, Herdman juga mengapresiasi kemampuan timnya dalam beradaptasi secara taktis. Dalam dua pertandingan berbeda dalam tiga hari, Indonesia mampu berganti sistem dari 4-4-2 ke lima bek, bahkan melakukan penyesuaian di tengah laga.

Meski kalah, pelatih asal Kanada itu menilai timnya menunjukkan perkembangan signifikan. Ia pun menegaskan bahwa Verdonk tampil di level tertinggi dan layak mendapatkan hasil yang lebih baik.

Sementara itu, Verdonk sendiri mengakui hasil akhir memang mengecewakan. Namun, ia menilai secara permainan Indonesia mampu mengimbangi bahkan lebih baik dari Bulgaria.

“Hasilnya memang seperti itu, tapi kami bermain sangat bagus. Kami melawan tim kuat dari Eropa dan saya rasa kami tampil lebih baik,” ujar Verdonk.

Ia juga menyebut laga ini sebagai ujian serius pertama bagi Timnas Indonesia, sekaligus menjadi pelajaran penting untuk ke depan. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved