Malang Raya

Dari Malang ke Bandung Bisa Naik Kereta Api, Ini Rute Baru yang Tersedia di Stasiun Malang Kota Baru

"Rute baru yang akan dilayani KA Mutiara Selatan. KA ini memang sebelumnya melayani rute Surabaya - Bandung, dan nanti per 3 Oktober 2016"

Dari Malang ke Bandung Bisa Naik Kereta Api, Ini Rute Baru yang Tersedia di Stasiun Malang Kota Baru
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Stasiun Malang Kota Baru 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Masyarakat yang memakai moda transportasi kereta api (KA) dari Stasiun Malang akan mendapatkan tambahan pilihan kereta api baru pada 3 Oktober 2016 nanti. KA baru ini adalah KA Mutiara Selatan rute Malang - Bandung, melewati Surabaya.

KA ini sebenarnya bukan KA yang baru-baru saja beroperasi. KA ini sudah lama melayani trayek Surabaya - Bandung PP. Namun seiring tingginya animo masyarakat memakai moda transportasi ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambahkan trayek baru untuk rute Malang - Bandung. Trayek ini dilayani oleh KA Mutiara Selatan.

"Rute baru yang akan dilayani KA Mutiara Selatan. KA ini memang sebelumnya melayani rute Surabaya - Bandung, dan nanti per 3 Oktober 2016 akan menambah rute hingga Malang," ujar Kepala Stasiun Malang Suprapto, Minggu (25/9/2016).

Hanya saja, nantinya ada perubahan di kelas KA tersebut. Suprapto enggan membeber lebih jauh tentang kereta api tersebut. Ia hanya memastikan bahwa KA yang nantinya melayani rute baru ini merupakan gerbong baru.

"Pastinya kereta baru, gerbongnya baru. Baru dibuat dan baru diluncurkan tahun ini," tegasnya.

Penambahan rute ini dilakukan karena tingginya animo masyarakat memakai kereta api. Selama ini rute Malang - Bandung hanya dilayani oleh satu KA, yakni KA Malabar yang menyediakan kereta api ekonomi, bisnis, dan eksekutif.

Penambahan rute dan kereta api ini nantinya akan menghapus keberadaan KA Singosari. KA Singosari hanya melayani rute Surabaya - Malang PP. KA Singosari sebenarnya gerbong KA Mutiara Selatan. KA ini memanfaatkan masa tunggu keberangkatan KA Mutiara Selatan yang melayani rute Bandung - Surabaya PP.

"Seperti diketahui, KA Singosari kan sebenarnya KA Mutiara Selatan, yang ditarik ke Malang karena memanfaatkan masa tunggu keberangkatan yang cukup lama di Gubeng. Nanti ketika ada KA Mutiara Selatan, KA Singosari otomatis dihapus," imbuh Suprapto.

Keputusan penambahan rute dan pemakaian KA Mutiara Selatan setelah melihat animo masyarakat terhadap KA Singosari. KA Singosari baru beroperasi lima pekan, sejak 19 Agustus lalu. Tetapi animo masyarakat baik. Okupansi KA ini mencapai 50 persen di hari Jumat dan Sabtu, dan 90 - 100 persen di hari Minggu. KA Singosari hanya beroperasi di akhir pekan yakni Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help