SuryaMalang/

Kediri

Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha Kediri Bakal Dipersenjatai Panser Anoa

Pasukan Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha yang bermarkas di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri bakal dipersenjatai dengan kendaraan tempur panser Anoa

Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha Kediri Bakal Dipersenjatai Panser Anoa
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Pasukan Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha Kota Kediri bakal dipersenjatai panser Anoa buatan Pindad 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Pasukan Batalyon Infantri (Yonif) Mekanis 521 Dadaha Yodha yang bermarkas di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri bakal dipersenjatai dengan kendaraan tempur panser Anoa buatan PT Pindad.

Persenjataan panser ini seiring dengan perubahan dari Batalyon Infantri menjadi Batalyon Infantri Mekanis. Yonif 521 Dadaha Yodha kini telah menjadi Yonif Mekanis Kodam V Brawijaya.

Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) Mekanis 521 Dadaha Yodha, Mayor Inf Made Sandy Agusto menjelaskan, dengan perubahan menjadi Batalyon Infantri Mekanis ada perubahan struktur organisasi dan material perlengkapan.

Saat ini garasi untuk tempat penyimpanan kendaraan tempur Anoa selesai dibangun. Lokasi garasi ini berada di utara lapangan.

"Secara bertahap nanti segera tiba kendaraan tempurnya. Sekarang tengah disiapkan personel yang menjadi pengemudinya," jelas Mayor Inf Made Sandy Agusto, Jumat (30/9/2016).

Tahap pertama bakal tiba 6 unit kendaraan tempur Anoa. "Kami harus menyiapkan terlebih dahulu kesiapan pangkalannya. Karena kendaraan perlu rute untuk latihan dan pemanasan kendaraan tempur," jelasnya.

Untuk pengemudi kendaraan tempur ini akan dilakukan pelatihan khusus bekerja sama dengan batalyon mekanis yang lain.

"Dengan berubah menjadi batalyon mekanis nanti manuver pasukan bakal lebih maksimal. Penetrasi ke sasaran dan pengamanan maksimal. Termasuk pengamanan VIP," jelasnya.

Mayor Inf Made Sandy Agusto yang menggantikan pejabat lama Letkol Inf Slamet Winarto, bertekat akan menyiapkan personel Yonif Mekanis 521 menjadi prajurit yang berdisiplin dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help