Malang Raya

RS Universitas Brawijaya Bisa Jadi Tempat Koas

"Nanti kalau sudah operasional bisa jadi tempat koas (ko-asisten)," jelas Sri Andarini kepada SURYAMALANG.COM, Senin (19/12/2016).

RS Universitas Brawijaya Bisa Jadi Tempat Koas
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Prof Dr dr Djanggan Sargowo Sp PD, Sp JP (K), Direktur RS Universitas Brawijaya (UB) Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dr dr Sri Andarini MKes, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang menyatakan tempat bagi koas bertambah dengan adanya Rumah Sakit (RS) UB.

RS UB baru diresmikan pada Minggu (18/12/2016) setelah berproses selama tujuh tahun dan mendapatkan izin sebagai RS tipe C.

"Nanti kalau sudah operasional bisa jadi tempat koas (ko-asisten)," jelas Sri Andarini kepada SURYAMALANG.COM, Senin (19/12/2016).

Koas adalah mahasiswa kedokteran yang masih dalam tahap pendidikan dalam memenuhi kompetensi sebelum dinyatakan sebagai dokter. Menurut dia, sebelum ada RS UB, jejaringnya ke sejumlah RS yang ada di Jawa Timur.

Untuk RS pendidikan utama di RS Saiful Anwar Kota Malang. Sedang RS jejaring pendidikan seperti RS Paru Kota Batu, RS Iskak Tulungagung, RS Jiwa Lawang, RSUD Kanjuruhan Kepanjen, RS Ngudi Luhur Blitar, RSUD Bangil, dll.

Meski sudah ada RS UB, namun tetap bekerjasama dengan RS lain. Sedang Prof Dr dr Djanggan Sargowo Sp PD Sp JP (K), Direktur RS UB Malang menyatakan, untuk menjadi tempat koas diperkirakan baru semester depan.

"Baru Juli 2017 nanti. Kalau peralatan sudah siap semua. Namun juga menunggu keramaian pasien," kata Djanggan dihubungi SURYAMALANG.COM, terpisah.

Sebagaimana dikemukakan sebelumnya, sebagai RS tridarma perguruan tinggi, ia ingin RS UB tak hanya melayani kesehatan, tapi juga bisa tempat belajar dan riset.

"Sebagai RS tridarma, prioritas ke pendidikan, ilmu-ilmu pendidikan kedokteran, ilmu kesehatan dan didukung sarpras yang cukup dan canggih," katanya, Minggu (18/12/2016) di sela peresmian.

Pada 2020 ditargetkan menjadi RS tipe B, yaitu sebagai RS pendidikan. Di lokasi RS, sudah ada tiga tower delapan lantai. Namun sebagai awal RS tipe C, baru menyiapkan 65 tempat tidur untuk rawat inap dan memberikan pelayanan kesehatan dasar.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved