Malang Raya

Asyik, Akan Ada Taman Baru di Kota Malang, Anak Muda Wajib Manfaatkan Taman Ini Secara Bijak

Anton menyanjung konsep tempat pertunjukan terbuka (amphitheater) yang akan dibangun di taman itu.

Asyik, Akan Ada Taman Baru di Kota Malang, Anak Muda Wajib Manfaatkan Taman Ini Secara Bijak
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Paparan konsep revitalisasi taman Jalan Terusan Dieng Kota Malang oleh Unmer di hadapan Wali Kota Malang M Anton, Kamis (16/2/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, M Anton berharap taman yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau di Kota Malang menjadi tempat yang ramah terhadap anak dan generasi muda.

Hal ini untuk membuktikan Kota Malang sebagai Kota Layak Anak yang telah disematkan pemerintah, dan untuk mewujudkan kota Layak Pemuda.

Anton mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjuk Kota Malang sebagai percontohan kota Layak Pemuda pada 2018. Anton mengungkapkan hal itu usai mendengar paparan konsep revitalisasi taman Jalan Terusan Dieng oleh pihak Universitas Merdeka (Unmer) Malang, Kamis (16/2/2017).

Yayasan Unmer Malang menggelontor dana Rp 1 miliar untuk merevitalisasi taman yang tidak jauh dari kampus Unmer tersebut pad atahun ini. Dana itu merupakan dana bina lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Unmer untuk Pemkot Malang.

“Ruang terbuka hijau seperti taman itu harus dilengkapi sarana dan prasarana penunjang. Kota Malang ini disebut sebagai Kota Layak Anak sehingga area publiknya harus dilengkapi sarana untuk ibu dan anak, misalnya ruang menyusui. Seperti yang sudah ada di Alun-Alun Kota Malang. Juga toilet, seperti di Taman Kunang-Kunang,” tegas Anton.

Anton minta pihak Unmer memperhatikan sarana dan prasarana untuk anak dan ibu. Dia juga mengapresiasi konsep taman yang sudah dipaparkan pihak Unmer.

Anton menyanjung konsep tempat pertunjukan terbuka (amphitheater) yang akan dibangun di taman itu.

“Amphitheater itu nanti bisa jadi ruang ekspresi generasi muda, seperti main band. Itu bagus,” ujarnya.

Anton menambahkan Kota Malang akan menjadi kota percontohan Kota Layak Pemuda dari Kemenpora. Parameternya antara lain adanya ruang ekspresi untuk pemuda, dan kebijakan penunjang dari Pemkot yang mewadahi kreativitas para pemuda.

Dia mengakui butuh dana CSR untuk merevitalasi sejumlah taman di Kota Malang agar kembali menjadi taman aktif dan lebih maksimal sebagai RTH. Jika mengandalkan APBD, maka dana yang tersedia tidak cukup untuk merevitalisasi taman.

Sementara itu, Ketua Umum Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang, Toegino Sokarno mengatakan pihaknya sudah menyiapkan konsep taman itu. Taman itu akan terbagi menjadi tiga pulau yang dilengkapi area pertunjukan terbuka, candi, papan nama Unmer, area relaksasi, olahraga, dan pepohonan.

“Dana yang kami alokasikan sekitar Rp 1 miliar. Ditargetkan selesai pada April 2017 sehingga bisa diresmikan bersamaan dengan pedestrian dan taman Jalan Raya Ijen,” ujarnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved