Blitar
Cerita Pelawak Cak Percil di Blitar usai Bebas dari Penjara Hongkong
CAK PERCIL. Setelah bebas dari penjara Hongkong, pelawak ini langsung ke rumahnya di #Blitar. Begini ceritanya.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, BLITAR - Cak Percil, pelawak Jawa Timur, mengungkapkan pengalamannya semasa ditahan di dalam penjara Lai Chi Kok, Hongkong.
Komedian bernama asli Deni Afriadi ini ditahan lantaran menyalahgunakan visa di negara tersebut.
Sebelumnya, dia ditangkap oleh pihak Imigrasi setempat di Gedung Simsaui Hongkong pada Senin (5/2/2018).
Kemudian, dia bersama rekannya Cak Yudo alias Yudo Prasetyo asal Tulungagung, dibawa ke kantor Imigrasi untuk diperiksa.
"Saya nggak tahu salah apa, kok katanya tentang visa," tuturnya kepada SURYAMALANG.COM di rumahnya, Desa Balerejo, Kecamatan Panggung Rejo, Kabupaten Blitar, Jumat (9/3/2018).
Cak Percil mengira, pemeriksaan ini lumrah dilakukan yang menyangkut kedatangannya ke negara itu. Namun, ternyata selama proses pemeriksaan itu dia didakwa telah menyalahgunakan visa kunjungan.
Tak pelak, dia terpaksa menginap satu malam di kantor Imigrisi.
"Saat itu bertepatan suhunya dingin. Saya nggak bisa tidur, suhunya 6 derajat," ungkapnya.
Setelah itu, dia menjalani persidangan di Pengadilan Shatin Hongkong.
Berdasarkan sidang di pengadilan, Cak Percil dinyatakan melanggar peraturan negara Hongkong tentang imigrasi yakni penyalahgunaan visa kunjungan.
Kemudian, Cak Percil bersama Cak Yudo ditahan ke penjara Lai Chi Kok.
"Gimana ya, syok pasti ya tidak menyangka ditahan," ucapnya sembari merapikan rambutnya.
Ketika pertama kali ditahan di penjara, ia selalu teringat keluarganya di kampung halaman.
Apalagi, di rumahnya menjadi tempat berkumpulnya para seniman.
"Sedih pasti ya, ingat anak dan istrinya. Ditambah, ingat nasib anak-anak di basecamp gimana kalau tidak saya ditahan," ceritanya.
Bagaimana perasaan Istri Cak Percil, Deni Kristiani (30)?
"Saya langsung lemas, binggung harus berbuat apa," kata Deni Kristiani.
Baca: VIDEO - Cerita Lucu Cak Percil dan Cak Yudho Selama 2 Pekan Dikurung di Hongkong