Media Sosial

Buat Status Nyeleneh Terkait Tragedi Bom di Surabaya, Akun Perempuan Ini Dibanjiri Hujatan Warganet

Diana Nadia diketahui mengunggah status yang menyebut ledakan bom di tiga gereja di Surabaya hanyalah pengalihan isu politik

Buat Status Nyeleneh Terkait Tragedi Bom di Surabaya, Akun Perempuan Ini Dibanjiri Hujatan Warganet
facebook
Status baru Diana Nadia 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -Duka tengah menyelimuti Indonesia, khususnya warga Surabaya Jawa Timur dengan peristiwa ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi.

Sayangnya peristiwa memilukan yang menyebabkan 10 nyawa melayang dan lebih 40 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit itu tidak membuat semua anak Bangsa Indonesia ini turut prihatin.

Masih saja ada warga yang menyuarakan seruan yang tidak pada tempatnya di media sosial.

Akun Facebook milik Diana Nadia langsung ramai dihujat warganet ketika mengunggah status terkait teror bom di Surabaya.

Alih-alih menyampaikan status berduka atau bersimpati dengan korban ledakan bom, Diana Nadia diketahui mengunggah status yang menyebut ledakan  bom di tiga gereja di Surabaya hanyalah pengalihan isu politik.

Facebook Diana Nadia
Facebook Diana Nadia (facebook)

Praktis status itu langsung dibanjiri komentar warganet.

Mayoritas komentar yang muncul adalah hujatan bagi si pemilik akun.

Bukan hanya hujatan beberapa warganet bahkan mengunggah identitas Diana Nadia.

Widyastuti : Klo ngmng koq asal njeplak to mbak Diana Nadia,gk mikir gmna prsaan klrga korban yg ditggalkan/para jemaat gereja yg jdi korban,,mlh ngmng pengalihan isu sgla yg ujung2nya bkin hstag gnti presiden,skrg mnta maaf..kebangeten tenan koq,jiannn...!!

Nurul Nabilla : Minta maaf setelah diserang netizen. Sungguh biadab sekali, korban meninggal ada 10 dan luka2 sekitar 40an dan anda bilang settingan.

Halaman
12
Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved