Saddam al-Jamal, Pemimpin ISIS Terbrutal yang Bunuh Keluarga Calon Mertua karena Tak Direstui

Pada tahun 2014, pejabat Irak mengeklaim bahwa Al-Jamal telah membunuh seluruh keluarga setelah orang tua mencegah putrinya menikahi dia

Saddam al-Jamal, Pemimpin ISIS Terbrutal yang Bunuh Keluarga Calon Mertua karena Tak Direstui
IST
Saddam al-Jamal 

SURYAMALANG.COM - Bila ISIS (Islamic State of Iraq and al-Sham) dikenal galakkan terorisme, maka memang benar adanya.

Mereka tak segan-segan mengeksekusi siapa pun yang tak sejalan.

Pernah suatu hari, sambil 'live streaming', ISIS pertontonkan aksinya memenggal kepala mangsa.\

Baca: Bu Risma Nangis Saat Bicara Kondisi Anak-anak Surabaya, Ternyata Ada Fakta yang Baru Terungkap

Baca: Memilukan, Begini Nasib Budak Seks Tentara ISIS yang Diperkosa secara Brutal 7 Pria setelah Selamat

(Baca: Ivan Gunawan Ucapkan Selamat Menikah kepada Ayu Ting Ting, Pendangdut itu Beberkan Faktanya)

Baca: Beredar Buletin ISIS 'Al-Fatihin' Berbahasa Indonesia, Mabes Polri Masih Melakukan Penyelidikan

Tak hanya itu, mereka menjatuhkan korban dari atas gedung bertingkat.

Tak lain tak bukan, aksi-aksi keji mereka dipentoli oleh seorang pemimpin.

Baca: Saya Hampir Jadi Teroris, Wanita ini Bagikan Pengalamannya Lolos dari Jeratan Kelompok Radikal

Baca: Mantan Napiter Bom Bali Ali Imron Beberkan Mengapa Teroris Juga Mengincar Pihak Kepolisian

Dan empat di antara pemimpin senior ISIS berhasil ditangkap pada pekan lalu oleh pasukan keamanan Irak setelah mereka dibujuk ke luar dari Suriah untuk ke Irak dengan pesan Telegram palsu.

Di antara empat pemimpin senior ISIS yang berhasil ditangkap, Saddam al-Jamal dianggap sebagai pemimpin ISIS yang paling brutal.

Dia mendapatkan reputasi kebrutalan sebagai pemimpin ISIS dengan yang suka “memenggal tawanan”. 

Dinas keamanan Yordania percaya bahwa Saddam al-Jamal adalah dalang dari pembunuhan brutal terhadap pilot jatuh Muath al-Kasasbeh pada tahun 2015.

Dilansir dari dailymail.co.uk, Al-Kasasbeh adalah pilot Angkatan Udara Kerajaan Yordania yang ditembak jatuh di Raqqa, Suriah, Desember 2014.

Halaman
12
Editor: Insani Ursha Jannati
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help