Malang Raya

Pemulung Tertimbun Longsoran Sampah, Begini Reaksi Plt Wali Kota Malang

Sutiaji juga mengungkapkan perlunya solusi pengolahan sampah. Saat ini, TPA Supiturang menerima sekitar 600 ton sampah per hari.

Pemulung Tertimbun Longsoran Sampah, Begini Reaksi Plt Wali Kota Malang
Miskan, korban selamat longsor TPA Supit Urang, Sukun, Malang. 

SURYAMALANG.COM, SUKUN - Plt Wali Kota Malang Sutiaji mengunjungi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Supit Urang di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun setelah terjadi sampah longsor menimpa dua orang, Rabu (11/7/2018).

Longsornya sampah itu diduga menimbun seorang pemulung bernama Agus Sujarno (45), warga Dampit, Kabupaten Malang.

Sutiaji menegaskan, pencarian sedang dilakukan. "Termasuk menempatkan tanda untuk titik-titik yang rawan," kata Sutiaji.

Jika petunjuk papan lokasi berbahaya dipasang, harapannya pemulung tidak mendekati titik-titik berbahaya tersebut.

"Kepada para pemulung juga jangan mendekati kawasan yang berbahaya," imbuhnya.

Sutiaji juga mengungkapkan perlunya solusi pengolahan sampah. Saat ini, TPA Supiturang menerima sekitar 600 ton sampah per hari.

"Karenanya sampah terus menumpuk, dan kami cari solusi yang terbaik," tegasnya.

TPA Supit Urang menempati lahan 32 hektare, dan sekitar 16 hektare lahan sudah terpakai. Sisanya bakal dipakai untuk pengolahan sampah memakai sistem sanitary landfill.

Pemkot Malang memaksimalkan lahan 16 hektare yang kini sudah terpakai untuk pembuangan akhir.

Dari sampah yang dibuang setiap hari, sekitar 20 persen diolah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Supit Urang. Sampah organik yang diolah ke TPST menjadi kompos. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved