selebrita
Saipul jamil Curhat Kehidupan di Dalam Penjara, Ternyata 2 Artis Ini Rajin Menjenguknya
Meskipun hidup dibalik jeruji, Saipul Jamil terharu karena masih ada rekan artis yang peduli padanya, siapa saja mereka?
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com - Pedangdut Saipul Jamil kini tengah menjalani hukuman di penjara atas kasus asusila yang menjeratnya.
Namun hal itu tak menjadikan Saipul Jamil berhenti berkreasi dalam dunia seni yang digelutinya.
Melansir dari grid.id, Saipul Jamil mengaku bahwa dia masih terus mengembangkan diri dalam bidang seni, meskipun dirinya berstatus tahanan.
Saipul Jamil mengaku dirinya cukup aktif dalam kegiatan-kegiatan seni yang diselenggarakan lembaga permasyarakatan tersebut.
Baca: 18 Anggota DPRD Kota Malang Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya Hari Ini
Baca: Bilqis Tunjukkan Bukti Cinta Nyata Pada Ayu Ting Ting, Caranya Bikin Umi Kalsum Langsung Ucap Syukur
“Alhamdulilah, Kalapas support.”
“Banyak ada kegiatan musik,” ungkapnya dilansir dari wawancara yang dilakukan Grid.id di Jakarta Timur, Selasa 4 September 2018.
Dalam kesempatan tersebut, Saipul Jamil juga bercerita bahwa dirinya sempat dipercaya melatih warga binaan untuk menari.
Kurang lebih ada 21 orang warga binaan yang dilatihnya.
“Iya kemarin sempat melatih 21 warga binaan,” ujar Saipul Jamil antusias.
Baca: Siwon Punya Pengalaman Kurang Menyenangkan, Padahal Sukses Tampil di Closing Asian Games 2018
Baca: Siswi SMP di Lamongan Dibikin Hamil, Lokasi dan Modus Tersangka untuk Menidurinya Bikin Geregetan
“Saya ngajar nari,” tambahnya.
Rupanya Saipul Jamil dan beberapa warga binaan pernah dijanjikan akan tampil untuk mengisi acara di beberapa rumah tahanan.
“Kemarin Kalapasnya pernah berjanji bisa tampil di Pondok Bambu.”
“Kan bisa ketemu tuh sama Pretty (Pretty Asmara, red).”
“Aku sudah seneng banget.”
“Tapi nggak tahu tiba-tiba dibatalkan,” sesalnya.
Baca: Pelantikan Wali Kota Malang Terpilih Molor 4 Hari dari Jadwal Semula
Baca: Seto Nurdiantoro Ungkap Efek Kehadiran Cristian Gonzales di PSS Sleman saat Hadapi Persegres