Tulungagung

Tak Pernah Jera, Warga Tulungagung Ini Keluar Masuk Penjara Tujuh Kali Karena Mencuri

Pencuri ini sudah enam kali menjalani hukuman di penjara dalam kasus pencurian yang dilakukannya dan ketangkap lagi kasus mencuri

Tak Pernah Jera, Warga Tulungagung Ini Keluar Masuk Penjara Tujuh Kali Karena Mencuri
surya malang/david yohanes
Tersangka pencuri, Siyar (kepala gundul) dan sejumlah barang yang dicurinya, Sabtu (15/9/2018) 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Siyar (51), warga Dusun  Grenjeng Desa Tulungrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung seolah tidak jera masuk penjara. Ini setelah Siyar sudah enam kali menjalani hukuman di penjara dalam kasus pencurian yang dilakukannya.

Terakhir, Siyar bebas pada 18 Agustus lalu, karena mendapat remisi HUT Kemerdekaan Ke-73 Republik Indonesia. Namun Siyar kembali ditangkap anggota kepolisian dari Polsek Karangrejo, Sabtu (15/9/2018).

"Pengungkapan ini bagian dari Operasi Sikat Semeru 2018," kata Kapolsek Karangrejo, AKP Puji Hartanto.

Menurut Puji, Siyar mencuri di dua lokasi sekaligus, yaitu di Dusun Krajan dan di Dusun Grenjeng, masih di desanya.

Lokasi pertama toko milik Muslikah (48) menjadi sasaran pencuriannya. Siyar masuk sekitar pukul 06.15 WIB dengan membobol pintu kemudian mengambil 10 kilogram beras dan 20 kilogram jagung.

"Jika dinominalkan nilainya sekitar Rp 200.000," ujar Puji.

Siyar kemudian pindah mencuri di rumah Sutikno (40) sekitar pukul 07.00 WIB. Ia membuka jendela sebelah kanan dan mengambil dompet berisi Rp 500.000, tabung gas elpiji 3 kilogram, alat penanak nasi elektronik dan selang sepanjang 20 meter.

"Total barang yang dicuri dari lokasi ke-2 sekitar Rp 2.000.000," tambah Puji.

Kedua korban kemudian melapor ke Polsek Karangrejo. Mendapatkan laporan itu, anggota Polsek Karangrejo segera melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi.

Dari petunjuk yang didapatkan mengarah pada sosok Siyar. Polisi kemudian melakukan penangkapan di rumahnya.

Polisi mendapatkan sejumlah barang bukti yang diambil dari rumah para korban. Di antaranya 10 kilogram beras, 20 kilogram jagung, 20 meter selang air, dompet warna hitam dan sisa uang Rp 42.000.

"Pelaku juga sudah mengakui perbuatannya. Dia sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan," tegas Puji.

Siyar kini terancam masuk penjara untuk yang ke-7. Dia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman 7 tahun penjara. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help