Nasional

Awas, Penipuan Atas Nama Ditjen Pajak Minta Data KTP

Oknum yang dimaksud mengaku dari call center DJP lalu minta data-data pribadi masyarakat tanpa alasan yang jelas

Awas, Penipuan Atas Nama Ditjen Pajak Minta Data KTP
thisismoney.co.uk
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) Kementerian Keuangan menghimbau agar masyarakat tidak tertipu dengan modus oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan petugas pajak untuk minta data pribadi.

Oknum yang dimaksud mengaku dari call center DJP lalu minta data-data pribadi masyarakat tanpa alasan yang jelas.

"Ditjen Pajak menyampaikan tidak pernah meminta informasi nomor KTP dan identitas lain kepada masyarakat melalui call center pajak," demikian keterangan tertulis dari DJP yang diterima Kompas.com pada Sabtu (22/9/2018).

DJP menambahkan, mereka punya saluran komunikasi berupa Contact Center di nomor (021) 1500200 atau yang biasa disebut sebagai Kring Pajak. Adapun tugas Contact Center DJP adalah memberikan dan menyampaikan informasi serta program layanan perpajakan kepada masyarakat.

"DJP mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatasnamakan DJP," sebut DJP.

Jika masyarakat atau Wajib Pajak ingin menanyakan informasi seputar itu lebih lanjut, disarankan untuk langsung menghubungi Kring Pajak. Wajib Pajak juga bisa mengecek kebenaran informasi yang berkembang dengan mengecek langsung ke pajak.go.id.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved