Pasuruan
VIDEO - Detik-detik Bus Pariwisata Tabrak Mati Pengayuh Sepeda di Pasuruan
Kami menduga kedua belah pihak kurang konsentrasi dalam berkendara. Korban juga terlalu ke kanan jika dilihat dari CCTV.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Sebuah video rekaman Camera Closed Television (CCTV) kecelakaan di Jalan Raya Malang - Pasuruan, tepatnya di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan beredar luas di media sosial (medsos) dan sejumlah grup WhatsApp, Rabu (26/9/2018).
Video tak lebih dari 30 detik ini menggambarkan kecelakaan yang membuat satu orang meregang nyawa ini.
Korban tewas adalah M Kholili (21), warda Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Korban mengalami pendarahan hebat.
Ia mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Sekujur tubuhnya lecet. Korban langsung dilarikan ke RSUD Bangil dan akhirnya nyawa korban tak terselamatkan. Korban tewas di rumah sakit.
Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar saat dikonfirmasi SuryaMalang.com, menyebutkan, kejadian itu pada sore hari.
Kecelakaan melibatkan dua kendaraan yakni pengayuh sepeda onthel, M Kholili dan bus pariwisata yang dikemudikan Rizki Agung Saputro, warga Kota Pasuruan.
"Satu orang meninggal dunia. Dia ditabrak bus yang sedang melaju," katanya.
Ia menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban mengayuh sepedanya dari arah Kota Pasuruan.
Sesampainya di lokasi, diduga kuat laju sepeda onthel korban ini melebihi marka jalan atau terlalu ke kanan.
Dari arah berlawanan, bus Pandawa Delapan Tujuh Nopol N 7882 UW yang dikemudikan Rizki melaju dengan kecepatan sedang.
"Sopir bus yang kaget langsung membanting setir ke kiri dan berusaha menghindari korban. Sayangnya upayanya gagal, dan bus tetap menabrak korban," tambahnya.
Korban langsung tergeletak di tengah jalan. Saat ini, pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa kamera CCTV.
"Untuk sementara , kami menduga kedua belah pihak kurang konsentrasi dalam berkendara. Korban juga terlalu ke kanan jika dilihat dari CCTV. Tapi kami akan tuntaskan dulu pemeriksaan ini dan akan segera kami simpulkan," tutupnya.