Surabaya

Ahmad Dhani Mangkir dari Panggilan Polda Jatim Terkait Utang Rp 400 Juta

Saat itu, Arif mengatakan Ahmad Dhani memiliki tanggungan utang Rp 200 juta kepada kliennya.

Ahmad Dhani Mangkir dari Panggilan Polda Jatim Terkait Utang Rp 400 Juta
Aqwamit Torik
Musisi yang juga berpolitik, Ahmad Dhani. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Musisi Ahmad Dhani mangkir dari panggilan penyidik Polda Jatim pada Senin (15/10/2018) siang. 

Dalam pemeriksaan kali ini, Dhani dilaporkan seorang warga Sidoarjo bernama Zaini Ilyas atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, membenarkan hal itu saat dikonfirmasi awak media.

Barung menuturkan, terkait pemeriksaan Ahmad Dhani atas dugaan kasus penggelapan dan penipuan, rencananya akan dilakukan pemeriksaan pukul 09.00 WIB di Polda Jatim.

Namun, Ahmad Dhani tidak datang.

"Dijadwalkan jam 09.00 WIB tadi, tapi yang bersangkutan tidak datang karena alasan tertentu," ujar Barung. 

"Kami belum menetapkan yang bersangkutan tersangka, tapi baru pemeriksaan terhadap seseorang yang diduga melakukan penggelapan dan penipuan," sambung mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu.

Lantas, apa langkah selanjutnya agar Dhani tak mangkir lagi dalam pemeriksaan?

"Untuk penangguhan penahanan dan langkah selanjutnya, itu kewenangan penyidik, baik secara formil maupun materiil ataupun dasar-dasar penahanan itu secara subjektif atau objektif," tandas polisi dengan tiga melati di pundaknya itu.

Sebelumnya, Zaini Ilyas melaporkan Ahmad Dhani atas dugaan penipuan dan penggelapan pada Rabu (26/9/2018) lalu.

Arif Fathoni, kuasa hukum Zaini Ilyas, membeberkan, kasus itu berawal dari masalah utang piutang.

Saat itu, Arif mengatakan Ahmad Dhani memiliki tanggungan utang Rp 200 juta kepada kliennya.

Menurut Arif, saat itu Ahmad Dhani meminjam uang kepada kliennya pada Mei 2016 sebesar Rp 400 juta untuk membangun proyek villa di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pradhitya Fauzi

Baca: Ahmad Dhani Akui Terima Transfer Rp 400 Juta, Ternyata Urusannya dengan Eddy Rumpoko

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved