Kediri
Penderitaan Nenek 70 Tahun Hidup Sebatang Kara di Kediri
Nenek Suliyati (70) yang hidup sebatangkara dengan kondisi sangat memprihatinkan dijenguk sejumlah relawan.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Nenek Suliyati (70) yang hidup sebatangkara dengan kondisi sangat memprihatinkan dijenguk sejumlah relawan. Karena sudah tidak mampu bergerak, nenek ini buang air besar dan kecil di ranjang rumahnya.
"Sejauh ini masih belum ada perhatian dari dinas sosial dan aparat terkait. Selama ini Suliyati dirawat oleh warga sekitar rumahnya," ungkap Khamid, salah satu relawan kepada SuryaMalang.com, Minggu (20/10/2018).
Penderitaan nenek di Kediri itu sempat diunggah ke grup media sosial oleh seorang relawan.
Saat mendatangi rumah Suliyati relawan ini sangat prihatin karena Suliyati kondisinya terlantar serta tidak terurus.
Para relawan yang menjenguk ada yang membawakan makanan dan minuman serta mengganti pakaiannya. Sehari-hari Suliyati hanya tiduran di ranjangnya yang sudah kumuh dan kotor.
Karena tidak ada yang merawat secara rutin, Suliyati biasa buang air besar dan buang air kecil di ranjangnya. Makanan yang dikonsumsi dalam keseharian juga sangat memprihatinkan.
Kondisi terlantarnya Suliyati karena tidak semua anggota keluarganya peduli dan membantu memberikan perawatan.
Para relawan berharap pihak terkait segera mencari solusi sehingga nenek Suliyati mendapatkan perawatan dan perhatian yang semestinya.
Rumah nenek Suliyati masih berlantai tanah dengan dinding terbuat dari dari sesek yang sudah bolong-bolong. Sudah cukup lama Suliyati hidup sebatangkara.
Pihak perangkat desa telah meminta keluarganya untuk membantu merawatnya.