Surabaya

Petugas Damkar Terpaksa Jebol Pintu Gudang Saat Padamkan Api Di Pabrik Wajan

Pintu gudang dalam kondisi tertutup. Untuk memadamkan api yang berada di bangunan itu terpaksa menjebol pintu gudang.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Petugas PMK berupaya melakukan pemadaman kobaran api yang membakar pabrik wajan. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Petugas pemadam kebakaran Pemkot Surabaya berjibaku memadamkan api yang membakar Pabrik pembuatan wajan alumunium di Jl Raya Tandes Lor Nomor 10-A Surabaya, Jumat (2/10/2018) sekira pukul 23.24 WIB.

Kepala Bidang Operasional Dinas Damkar Surabaya, Bambang Vistadi mengatakan, pihaknya merespon cepat lantaran saat itu secara bersamaan pihaknya melakukan pemadaman api kebarakan alang-alang di lokasi yang berbeda, tidak jauh dari pabrik wajan itu.

Selesai pemadaman alang-alang cukup besar pihaknya menuju ke lokasi kebakaran pabrik. "Kami tiba api sudah membakar bagian gudang di belakang pabrik," ujar Bambang ditemui di lokasi kebakaran, Sabtu (3/11/2018).

Bambang menjelaskan, setibanya di lokasi kebakaran pintu gudang dalam kondisi tertutup.
Untuk memadamkan api yang berada di bangunan itu pihaknya terpaksa menjebol pintu gudang.
Mobil pemadam kebakaran tidak masuk mendekat di titik kebakaran lantaran terhalang oleh pondasi bangunan terbengkalai yang berada di area pabrik.

"Mobil Damkar tidak masuk ke area paling dekat titik kebakaran karena terhalang di pintu masuk," ungkapnya.

Dikatakannya, jarak pintu gerbang dari lokasi titik api sekitar lebih dari 50 meter. Petugas Damkar berupaya melakukan pemadaman di dua titik. Dari dalam pabrik dan disisi kanan dalam area pabrik teh botol Sosro yang berada di sampingnya.

"Tidak sampai satu jam api pokok padam sekaligus dilakukan pembasahan sekitar pukul 00.21 WIB," kata Bambang.

Masih kata Bambang, pihaknya melibatkan lebih dari 10 unit mobil Damkar untuk memadamkan api di lokasi kebakaran pabrik. Petugas Damkar tidak menuai kendala dalam proses pemadaman.

"Tidak ada kendala karena sumber air berada di dekat lokasi kebakaran," tutur Bambang. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved