Surabaya

Perakit Senjata Api Lulusan SD dari Lumajang Jual sampai Sidoarjo dan Pontianak

Perakit senjata api itu bernama Joni Mahendra (35), warga Desa Krajan, Kelurahan Jarit, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jatim.

Perakit Senjata Api Lulusan SD dari Lumajang Jual sampai Sidoarjo dan Pontianak
Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran (kiri) bersama Joni Mahendra tersangka pengiriman senjata api ilegal yang digagalkan di Bandara Juanda. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polda Jatim mengembangkan kasus penjualan senjata api (senpi) dari seorang pria bernama Joni Mahendra (35), warga Desa Krajan, Kelurahan Jarit, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jatim.

Sebelumnya, Joni telah ditangkap Polres Lumajang terkait kepemilikan, penjualan senpi rakitan, dan impor senpi. 

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombespol Agung Yudha Wibowo, mengatakan, Joni menjual senjata apinya bervariasi, belum termasuk amunisinya.

"Tergantung jenisnya, mulai Rp 2,8 juta sampai Rp 6,5 juta," terang Agung kepada awak media, Selasa (6/11/2018).

“Barang (senpi) yang sita ini diperoleh dari beberapa titik, dari Lumajang, Bondowoso, Pontianak, dan Sidoarjo,” lanjutnya. 

Hingga kini, polisi masih mendalami dan mencari siapa saja yang terlibat dalam jaringan perakit senjata api yang hanya lulusan SD itu.

Baca: Cuma Lulusan SD, Pria Asal Lumajang Ini Mahir Bikin Senjata Api Rakitan, Dia Belajar dari Sumber Ini

Seperti diberitakan, kasus ini terbongkar usai petugas paket di Bandara Internasional Juanda Surabaya mendapati sebuah bungkusan.

Dalam bungkusan itu, tertulis "spare part".

Lalu, saat paket itu masuk ke X-Ray, sinar X dapat mendeteksi isi paket itu, dan ternyata isinya adalah senpi.

Kemudian, hal tersebut dilaporkan petugas bandara ke Polres Sidoarjo yang koordinasi dengan Polres Lumajang.

Saat diinterogasi, Joni mengaku bisa membuat senpi usai belajar dari internet.

Begitu pula dengan sejumlah pembuatan senpi yang juga dibeli lewat online. Pradhitya Fauzi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved