Malang Raya

Batu Shining Orchid Week, Pameran Anggrek di Kota Batu Hadirkan Empat Varietas Baru

pameran di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu ini. Spesialnya ada empat varietas baru yang hadir dalam Batu Shining Orchid Week

Batu Shining Orchid Week, Pameran Anggrek di Kota Batu Hadirkan Empat Varietas Baru
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, bersama peserta pameran anggrek dalam pameran bertajuk Batu Shining Orchid Week di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Senin (19/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pameran Anggrek di Kota Batu yang diikuti puluhan peserta ini bakal memikat hati pecinta tanaman. Pameran yang digelar selama delapan hari sampai Minggu (25/11/2018) ini diikuti 30 peserta dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari Papua.

Ada banyak jenis anggrek dalam pameran di Gedung Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu ini. Spesialnya ada empat varietas baru yang dihadirkan dalam pameran bertajuk Batu Shining Orchid Week. Keempatnya ini diberi nama yang berbeda, yaitu Dendrobium Rums Beauty, Dendrobium Paras Ayu, Dendrobium Shining Batu, dan Dendrobium Wibi Asri.

Nama empat varietas ini masing-masing memiliki kriteria. Yang pertama yaitu Dendrobium Paras Ayu, diambil dari potongan nama anak ketiga Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Lalu Dendrobium Wibi Asri yang diambil dari nama istri Wakil Wali Kota Batu, Wibi Asri Punjul Santoso.

Ketiga Dendrobium Rums Beauty yang diambil karena memiliki wangi khas bunga anggrek. Dan keempat Dendrobium Shining Batu yang diambil dari tagline Kota Batu. Dedek Setia Santoso Wakil Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Batu, mengatakan dari keempat varietas itu memiliki ciri khas tersendiri.

"Semua dendrobium varietas baru itu hasil silangan dari beberapa anggrek. Nah untuk Dendrobium Shining Batu dari hasil silangan anggrek Grammatophyllum Tiger Paw dan Grammatophyllum," kata Dedek yang juga memiliki puluhan jenis anggrek itu, Senin (19/11/2018).

Ia menyebutkan Keunggulan dari anggrek Dendrobium ini adalah warnanya hijau dan dalam satu tangkai itu memiliki lebih dari 40 kuntum, serta bunganya tidak mudah layu karena tahan lama. Sedangkan Paras Ayu merupakan silangan dari Dendrobium Black Spider dengan Violaceoflavens. Kelebihannya memiliki susunan rapi, bentuk bunga melintir, bunga tebal, tahan lama, dan wangi.

Istimewanya lagi kebetulan anggrek dendrobium ini juga cepat berbunga. Mulai dari silangan hingga berbunga kurang lebih selama 1,5 tahun. Selanjutnya ada Rums Beauty hasil dari silangan dari Pink Lips dengan Violacie anggrek dari Filipina. Kelebihannya memiliki bunga tebal, wangi, susunan rapi warna cerah ungu, dan kokoh.

"Dan yang keempat yaitu Dendrobium Wibi Asri hasil dari silangan merupakan hasil silangan dari Dendrobium Brown Pixie dengan Edoardo. Jenis ini itu lebih cenderung memiliki warna lebih menyala, susunan lebih rapi dan lebih cepat berbunga juga," paparnya.

Untuk harganya juga tidak main-main, setiap anggrek bisa sampai puluhan juta. Paling murah Rp 50 ribu hingga Rp 20 juta. Ke depan, di Kota Batu akan dibuatkan pasar khusus Anggrek. Wali Kota Batu Dewanto Rumpoko mengatakan sebenarnya memiliki pasar khusus anggrek di Kota Batu itu juga impiannya.

"Saya rasa memang perlu, seharusnya memang ada. Apakah nanti ditaruh di samping Balai Among Tani atau di mana. Agar ketika ada bursa anggrek akan memudahkan dan fokus di sini. Direncanakan matang-matang ya, dengan pengusaha," kata Dewanti.

Saat melihat-lihat anggrek, hampir semua anggrek memikat hatinya. Ia berharap semua petani anggrek di Batu mampu menciptakan varietas baru.

"Kalau memiliki varietas baru dan memiliki nama baru segera untuk diproses registrasi atau legalkan namanya," pungkasnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved