Kabar Surabaya
Sejarah Bunga Tabebuya di Surabaya & Fotonya Viral, Ternyata Didatangkan dari Malang 8 Tahun Lalu
Sejarah Bunga Tabebuya yang mekar di Surabaya & Foto-fotonya Viral, Ternyata Didatangkan dari Malang sejak pertengahan November tahun
SURYAMALANG.com, Surabaya - Bunga Tabebuya yang mekar di Surabaya sejak pertengahan November tahun ini menjadi pembicaraan banyak orang. Foto-foto terkait pohon tersebut viral di media sosial.
Lantas bagaimana sejarah Bunga Tabebuya bisa mekar di Surabaya?
SURYAMALANG.com mencoba menelusuri sejarah Bunga Tabebuya di Surabaya.
Bunga tersebut ternyata sudah ditanam di Surabaya sejak 2010.
"Sejak 2010 silam kami sudah menanamnya."
"Memang dulu prioritas jalan protokol tapi sekarang sudah banyak ditemui di jalan-jalan seluruh Surabaya, walaupun jumlahnya gak sebanyak di Jalan protokol."
"Misalnya di jalan Protokol Gubeng, ada juga Gayungsari," kata Kepala UPTD Taman Surabaya Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Pramudita kepada reporter SURYAMALANG.com Pipit Maulidiya pada Senin (26/11/2018).
Baca: Cara Buat Foto Dirimu Jadi Sticker Whatsapp, Ternyata Mudah, Cukup Ikuti 3 Langkah Berikut
Baca: Heboh Pernikahan Mewah Crazy Rich Surabaya, Jusup dan Clarissa, Ini Penampakan Rumah Mewah Mereka
Baca: Putri Jackie Chan yang Pernah Jatuh Miskin Akhirnya Menikah Sesama Jenis, Tanpa Restu Orangtua
Baca: Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 6 Pro, HP Harga 3 Jutaan yang Miliki 4 Kamera & Ram 4 Giga
Sejak saat itu hingga kini, ia mengatakan pemandangan indah ternyata bunga-bunga tumbuhan Tabebuya bisa dinikmati di sebagian besar jalan di Kota Surabaya.
Ia menambahkan bunga Tabebuya bermekaran dengan tiga jenis warna. Ada putih, kuning, dan merah muda.
Bunga tumbuhan ini mudah terjatuh dari pohonnya saat terhempas angin, atau air hujan di musim hujan seperti saat ini.
Pohon Tabebuya Didatangkan dari Malang
Ya, meski Pohon Tabebuya itu berasal dari Jepang ternyata Pohon Tabebuya itu didatangkan dari Malang.
Pohon ini didatangkan karena punya bentuk batang yang bagus, kuat, memiliki bunga yang menarik serta disenangi burung-burung berkicau.
Ia menambahkan, pohon yang bunganya akan rontok pada bulan november itu juga memiliki struktur ranting yang rindang, serta pohonnya tak terlalu tinggi.
"Di hari-hari biasa membuat rindang, untuk penyerapan karbon serta polusi kendaraan juga bagus," pungkasnya.
Baca: Wanita Habiskan Uang Rp 872 Juta Demi Ubah Wajahnya Jadi Naga, Hasilnya Menjadi Seperti ini
Baca: Usai Digerebek Vicky Prasetyo dengan Tuduhan Zina & Ditayangkan Televisi, Begini Sikap Angel Lelga
Baca: Baim Wong & Paula Verhoeven Menikah, Lihatlah Penampakan Rumah Pengantin Baru Ini, Amazing!
Baca: Ditiduri Ayah Kandung Selama 14 Tahun, Tapi Putri Tidak Hamil, Ternyata Pakai Siasat Ini