Kabar Surabaya

Saking Takutnya, Gadis Remaja Ini Sampai Dorong Kuntilanak di Wahana Stasiun Angker 1980 Surabaya

Cindy Apriliawati (14) menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke wahana Stasiun Angker 1980 Surabaya.

Penulis: Delya Octovie | Editor: Zainuddin
TribunJatim.com/Christine Ayu Nurchayanti
Wahana Stasiun Angker 1980 di lantai 2 Royal Plaza Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Wahana ‘Stasiun Angker 1980’ di Royal Plaza Surabaya disebut-sebut sangat menyeramkan.

Cindy Apriliawati (14) menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke wahana horor karya Rumah Hantu Indonesia tersebut.

Stasiun Angker 1980 Surabaya, Wahana yang Bikin Pengunjung Teriak di Ruang Gelap Sepanjang 300 Meter

“Tadi saya masuk wahana yang Mussimulator. Wahananya berbentuk mobil ambulans, dan di sekelilingnya banyak layar yang memutar semacam film horor.”

“Lalu seakan ambulans-nya bergerak. Hantunya banyak sekali.”

“Wahana ini sangat seru, karena cara hantunya mengagetkan luar biasa,” tutur Cindy kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (21/12/2018).

Pos Pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 Berbentuk Tayo Bisa Jadi Spot Foto Baru di Surabaya

Pengunjung lain, Intan Nurul Aini (14) mengaku sangat ketakutan ketika ada pocong yang mendekatinya.

Saking takutnya, gadis remaja ini tanpa sengaja mendorong kuntilanak.

“Saya takut sekali. Habis dia sukanya dekat-dekat saya,” ujar Intan.

Rangkuman Bursa Transfer Liga 1 2019

Selain wahana ambulans, Rumah Hantu Indonesia juga menyediakan wahana mirip gerbong kereta api untuk menambah kesan horor Stasiun Angker 1980.

Koordinator Rumah Hantu Indonesia, Gito Suryono mengatakan wahana gerbong kereta api lebih menyeramkan dibandingkan ambulans.

Sebab, pengunjung harus berjalan melewati gerbong.

Daftar Pelatih Baru Timnas Indonesia

“Wahana ambulans itu memang untuk pengunjung yang tidak terlalu berani, karena modelnya simulasi.”

“Jadi, ambulans-nya pura-pura jalan. Kalau yang kereta api kan pengunjung harus benar-benar jalan untuk menghindari hantu,” jelasnya.

Agung Pamit Lewat Surat Sebelum Menenggak Cairan Potas di Rumahnya di Tulungagung

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved