Kabar Pasuruan

Habiskan Malam Tahun Baru Di Pasuruan, Perhatikan Titik Rawan Kemacetan

Satlantas Polres Pasuruan pun sudah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di sejumlah titik di Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Galih LIntartika
Anggota Polres Pasuruan saat patroli menggunakan kuda di kawasan wisata Tretes, Prigen, Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN -  Sejumlah titik jalur di Kabupaten Pasuruan rawan macet saat malam puncak pergantian tahun baru 31 Desember 2018 mendatang. Bagi pengguna jalan dihimbau untuk memahami sejumlah titik rawan macet saat tahun baru.

Termasuk mencari jalur alternatif agar tidak menjadi korban kemacetan. Satlantas Polres Pasuruan pun sudah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di sejumlah titik di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan ke masyarakat. Satlantas akan mengamankan jalur wisata di sepanjang pergantian malam agar tidak terjadi kemacetan.

Dari data yang dikumpulkan, ada empat titik yang rawan kemacetan saat malam tahun baru mendatang. Jalan Raya Bangil, tepatnya di alun - alun Bangil. Simpang Taman Dayu, Jalan Raya Tretes, Prigen, dan Simpang 3 Purwosari.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar menjelaskan, untuk mengatasi kemacetan di alun - alun Bangil, pihaknya akan mengarahkan kendaraan masuk ke dalam pertigaan Pegadaian dan keluar Okabawes.

Hal itu dilakukan agar tidak ada penumpukan kendaraan di alun - alun Bangil. Selain itu, jika arus terlalu padat, kendaraan roda empat, enam dan lebih akan diarahkan masuk ke dalam Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) melalui pintu tol Bangil.

Sementara itu, kata Eko, untuk di Simpang Empat Taman Dayu, pihaknya akan meminimalisir crosing yang menyebabkan kemacetan panjang.

Skemanya, kendaraan yang dari arah Surabaya menuju Malang ditarik dan diarahkan masuk ke dalam pintu tol Pandaan - Malang. Nantinya, kendaraan baru putar balik di sana.

Jadi, kendaraan tidak belok kanan langsung yang bisa menyebabkan crosing. Sebaliknya, kendaraan yang dari arah exit Tol Pandaan menuju arah Surabaya tidak bisa lurus harus putar balik di komplek pertokoan Taman Dayu.

"Nanti akan ada anggota yang memandu. Kami juga sudah memasang sejumlah rambu. Dan kami akan lakukan gatur lantas nanti malam," kata Kasat.

Eko, sapaan akrab dia menjelaskan, titik kemacetan lainnya ada di Simpang 3 Purwosari. Kata dia, ini sangat rentan penumpukan kendaraan disebabkan banyak crosing dan aktivitas pasar di sana.

Maka dari itu, lanjut Eko, ketika arus sudah menumpuk, kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang akan dialihkan melalui jalan alternatif Sengon baru ke Malang.

"Ini agar terhindar dari penumpukan kendaraan. Akan ada tim pengurai atau pemecah kemacetan yang akan melakukan pengaturan di sana," jelasnya.

Ia juga memprediksi akan banyak kemacetan yang terjadi di kawasan Prigen. Maka dari itu, pihaknya membatasi kendaraan yang naik ke arah Prigen.

Ketika sudah full, jalan menuju Prigen akan ditutup dan dialihkan ke jalan lain. Ini terkait dengan wisata yang ada di kawasan Prigen.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved