Kabar Kediri

Diajak Pesta Miras Hingga Teler, Seorang Gadis Di Kediri Diperkosa Dua Temanya Bergantian

Akibat pesta miras itu korban mabuk berat dan tak berdaya. Mengetahui korban mabuk dan tidak berdaya kemudian VTW memapah korban masuk ke kamar kosong

Diajak Pesta Miras Hingga Teler, Seorang Gadis Di Kediri Diperkosa Dua Temanya Bergantian
suryamalang.com/Didik Mashudi
Dua tersangka pelaku pemerkosaan bergilir yang diamankan di Mapolres Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kasus pemerkosaan brutal yang menimpa LMH (19) diungkap Satreskrim Polres Kediri. Dua pelaku pemerkosaan VTW (22) dan ASP (19) telah diamankan di sel tahanan Mapolres Kediri, Jumat (4/1/2019).

Kisah pilu yang menimpa LMH bermula saat VTW dan ASP menggelar pesta miras jenis arak Jowo di kamar kos Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Saat mulai mabuk akibat mengonsumsi miras, kemudian ASP menghubungi korban. Namun karena korban tidak memiliki kendaraan kemudian dijemput oleh ASP dari tempat kosnya.

Kemudian ASP kembali membeli miras jenis arak Jowo yang banyak diperjualbelikan di sekitar tempat kosnya. Selanjutnya VTW bersama ASP dan korban melanjutkan menggelar pesta miras.

Akibat pesta miras itu korban mabuk berat dan tak berdaya. Mengetahui korban sudah mabuk dan tidak berdaya kemudian VTW memapah korban masuk ke kamar kos yang kosong. Selanjutnya pakaian korban berupa kaos dan celananya dilucuti oleh pelaku hingga korban telanjang.

Korban yang tidak berdaya membuat VTW semakin kesetanan dan memperkosanya.

Usai VTW memperkosa korban kemudian dilanjutkan oleh tersangka kedua ASP yang juga ikut-ikutan memperkosa korban. Akibat pemerkosaan bergiliran itu membuat korban mengaduh kesakitan.

Meski korbannya mengaduh kesakitan akibat diperkosa bergilir, namun tetap saja korban disetubuhi oleh pemerkosa kedua.

Saat korban diperkosa pelaku kedua, sudah meminta supaya dihentikan karena kesakitan, tapi pelaku kedua terus melanjutkan aksinya sampai tuntas.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal mengatakan, kedua tersangka pemerkosa bakal dijerat dengan pasal 285, 286 dan 290 KUHP. Kedua tersangka terancam hukuman mininal 7 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Dari hasil visum RS Bhayangkara korban LMH dengan kesimpulan korban mengalami robek selaput daranya akibat persentuhan benda tumpul.

Petugas telah mengamankan barang bukti satu set pakaian korban berupa kaos warna hitam, celana pendek warna abu-abu dan BH warna ungu.

Satu sprei motif batik kombinasi coklat di kamar lokasi tempat pemerkosaan juga diamankan berikut satu sepeda motor Yamaha Vixion warna merah tanpa plat nomer yang dipakai pelaku menjemput korban dari tempat kosnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved