Kabar Gresik

Jaksa Sita Uang Rp 537 Juta dari Operasi Tangkap Tangan di Kantor BPKAD Gresik

OTT itu berlangsung di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gresik dan telah mengamankan sejumlah orang.

Jaksa Sita Uang Rp 537 Juta dari Operasi Tangkap Tangan di Kantor BPKAD Gresik
Willy Abraham
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik. Sebanyak 12 pegawai BPPKAD digelendang menuju Kantor Kejari beserta Sekretaris yang baru saja menjabat Plt BPPKAD Kabupaten Gresik, Muchtar. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung, membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejari Gresik pada Senin (14/1/2019) sore.

OTT itu berlangsung di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Gresik dan telah mengamankan sejumlah orang.

Richard pun mengkisahkan, ketika petugas dari Kejari Gresik tiba, ternyata para pejabat yang terdiri dari para kepala bidang dan sekretaris dinas tengah berkumpul.

Ketika dikroscek, ternyata mereka tengah berbagi uang yang disebut sebagai jasa insentif di sebuah ruangan Kantor BPKAD Kabupaten Gresik.

Kata Richard, ada sejumlah barang bukti yang disita petugas Kejari Gresik.

"Ada uang senilai Rp 537.152.339, catatan, flashdisk, sampai sejumlah dokumen," tandas Richard, Senin (14/1/2019).

Muchtar Baru Menjabat Plt BPPKAD Gresik, Hari Ini Terjarinh Operasi Tangkap Tangan

Data dari Kejati Jatim menyebutkan, uang senilai ratusan juta itu disebut sebagai jasa insentif yang rencananya dibagikan kepada para pejabat di BPKAD Kabupaten Gresik.

Kata Richard, sudah diakui bila sejumlah uang yang disita sebagai barang bukti itu merupakan uang operasional dan tak dapat dipertanggungjawabkan.

Sayangnya, Richard masih enggan membeberkan sejumlah identitas dari pejabat BPKAD Kabupaten Gresik yang terjaring OTT itu.

Alasannya, pihak Richard masih mendalami kasus itu dan masih dalam proses pemeriksaan.

"Kalau lengkapnya nanti kami umumkan lagi, sebab sampai malam ini mereka masih menjalani pemeriksaan sampai besok (1 x 24)," tutupnya. TribunJatim/Pradhitya Fauzi

PETA - Kantor BPPKAD Kabupaten Gresik

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved