Prostitusi Artis di Surabaya

Dari Markas Polda Jatim, Maulia Lestari Minta Maaf pada Yayasan Puteri Indonesia

Maulia Lestari meminta maaf kepada Yayasan Puteri Indonesia (YPI) terkait masalahnya yang dikaitkan sebagai saksi kasus prostitusi online.

Dari Markas Polda Jatim, Maulia Lestari Minta Maaf pada Yayasan Puteri Indonesia
TribunBatam.com
Maulia Lestari, mantan Finalis Puteri Indonesia 2016 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Maulia Lestari meminta maaf kepada Yayasan Puteri Indonesia (YPI) mengenai persoalannya yang dikaitkan sebagai saksi kasus prostitusi online di Polda Jatim.

Pasalnya, nama besar Yayasan Puteri Indonesia secara tidak langsung turut disebut-sebut di kasus prostitusi online.

Mantan finalis Puteri Indonesia 2016 itu mengungkapkan permintaan maaf untuk seluruh pihak khususnya yayasan YPI yang sudah membesarkan namanya di tanah air.

"Dari saya minta maaf yang sebesar-besarnya untuk yayasan saya (Yayasan Puteri Indonesia). Tapi inilah saya benar-benar tidak tahu bisa disebutkan namanya hingga ada foto saya," ungkapnya di Polda Jatim, Jumat (8/2/2019).

Di lain pihak, kata Maulia Lestari, pencatutan nama dan foto Mulia Lestari oleh mucikari dalam kasus prostitusi online itu juga membuat heboh orang terdekat dan keluarganya. Pasalnya, keluarganya di Jakarta sudah mengetahui namanya disebut-sebut sebagai saksi prostitusin online.

"Ya pastinya, tapi sekarang sudah tenang kok. Terimakasih ya kakak-kakak," ujarnya sembari meninggalkan Mapolda Jatim.

Sampai berita ini ditulis belum ada statement resmi dari pihak Kepolisian Polda Jatim mengenai pemeriksaan terhadap Maulia Lestari sebagai saksi kasus prostitusi online.

Seperti yang diberitakan, Maulia Lestari datang seorang diri tanpa didampingi kerabat maupun kuasa hukumnya untuk menjadi saksi kasus prostitusi onlie di Polda Jatim.

Selama tujuh jam Maulia diperiksa mengenai foto-foto yang ditemukan penyidik di Handphone milik tersangka ES alias Endang Suhartini alias mucikari Siska.

Maulia Lestari membantah dirinya terlibat kasus ini sekaligus mengklarifikasi bahwa foto-foto lawas 2016 hingga 2017 miliknya diduga dicatut mucikari yang diambil dari Google.

Dia menegaskan tidak mengenal satu pun tersangka mucikari prostitusi online yang kini ditahan di Polda Jatim.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved