Pendidikan
PTN di Malang Belum Tentukan Kuota Jalur SNMPTN
“Untuk kuota memang kami belum tentukan. Namun, jumlahnya bisa diperkirakan sama seperti tahun lalu,”
SURYA Malang, MALANG – Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Roffiudin, Spd Mpd, mengatakan, pihaknya belum menentukan jumlah kursi yang disiapkan untuk mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Meski demikian, ia mengindikasikan, jumlah kursi untuk ujian masuk PTN tanpa tes masuk tersebut tidak akan berbeda jauh dari tahun lalu.
“Jumlahnya mungkin masih berkisar 6.000 kursi. Untuk kuota memang kami belum tentukan. Namun, jumlahnya bisa diperkirakan sama seperti tahun lalu,” kata Roffiudin, Jumat (16/1/2015).
Meski belum menetapkan angka pasti, Roffiudin memastikan, kuota setiap PTN dalam penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN pada tahun ini, sama seperti tahun lalu, yakni 50 persen dari total kuota.
“Ini adalah kesepakatan bersama. 50 persen SNMPTN, 30 persen untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), lalu 20 persen untuk jalur mandiri,” tegas dia.
Dua PTN Malang lain, Universitas Brawijaya dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, juga belum menentukan kuota.
Kasubag Humas Universitas Brawijaya, Susantinah Rahayu, mengatakan, pihaknya belum menentukan kuota penerimaan mahasiswa baru, sebelum digelar pertemuan bersama terkait sistem penerimaan mahasiswa tahun ini.
“Pertemuan itu rencananya digelar Minggu (18/01/2015) di Bali. Usai dari pertemuan ini, baru kami bisa bicara soal SNMPTN,” kata Susantinah.
( Adrianus Adhi )