Selasa, 14 April 2026

Surabaya

Ketut Penumpang KA Jakarta Dibantai Begitu Tiba di Stasiun Surabaya

Penumpang kereta dari Jakarta ditemukan tewas mengenaskan. Ditelanjangi dengan kaki dan tangan dilakban. Diketahui dia bernama Ketut Hadi Prayitno.

Editor: faiq nuraini
surya/tribunnews.com
ILUSTRASI - Tewasnya penumpang KA dari Jakarta dibantai di Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO – Salah satu penumpang kereta dari Jakarta ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Mayat ditemukan di jalan menuju Masjid Al Akbar Surabaya, Jumat (10/4/2015).

Tidak ada kartu identitas yang melekat pada korban. Namun diduga kuat, penumpang tersebut adalah Ketut Hadi Prayitno. Dia ditemukan dalam keadaan telanjang dengan kondisi kepala pecah. Kedua tangan dan kaki diikat lakban.

Identitas itu diperoleh dari tiket Kereta Api (KA) dengan NIK 3525151902810002 di saku bajunya. Baju ini tergeletak tak jauh dari tubuh korban yang telanjang. Di tiket tak mencantumkan tempat tinggal.

Saat ini, polisi terus menyelidiki terbunuhnya Ketut. Awalnya adalah penemuan mayat. Setelah diselidiki ternyata korban baru saja turun dari KA Gaya Baru jurusan Jakarta Pasar Senin – Surabaya Stasiun Gubeng.

Ketut naik pada Rabu (8/4/2015) pukul 10.46 dan tiba di Stasiun Gubeng, Surabaya, Kamis (9/4/2015) pukul 01.25. Diduga begitu tiba di stasiun Surabaya itu, korban langsung dijemput.

Kemudian, Ketut dibantai antara 02.00 sampai pukul 04.00. Mayat ditemukan warga 05.30. Pagi itu, ceceran darah masih belum mengering di TKP. Kepala belakang korban juga masih mengeluarkan darah.

Diduga kuat, pelaku yang menghabisi nyawa korban sudah saling kenal. "Bisa jadi korban dijemput di Stasiun Gubeng kemudian dibantai," kata petugas polisi.

Dari baju korban, polisi menemukan uang tunai pecahan 10.000 sebanyak 3 lembar, pecahan 2.000 sebanyak 2 lembar dan pecahan 5.000 sebanyak satu lembar. Yang agak janggal dalam pembunuhan ini, kenapa baju korban dilucuti hingga tangan dan kakinya diikat lakban oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayub Diponegoro, “Meski identitas ditemukan, tapi kami belum menemukan alamat korban. Soal motif, nanti dulu lah,” kata Ayub. (Anas Miftakudin)

Tags
Surabaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved