Rabu, 8 April 2026

Kepanjen

Anak SMP, Mau Unas, Malah Ikut Gilir ABG di Pematang Sawah

"Dia itu cewek nakal. Soalnya dia sudah sering dibawa cowok-cowok. Kita saja yang lagi apes,"

Editor: Aji Bramastra
kompasiana
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Satreskrim Polres Malang menangkap enam remaja berusia 15-22 tahun, semuanya warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Mereka adalah R (22), A (15), D (18), Y (22), S (18) dan Sh (18).

Di antara dari tersangka, A masih duduk di bangku SMP, bahkan akan mengikuti Ujian Nasional.

Mereka ditangkap setelah ramai-ramai meyetubuhi seorang ABG asal Kepanjen, bernama Mf (16).

"Mereka kami tangkap pada Sabtu malam (18/4/2015)," ungkap Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, Senin (20/4/2015).

Yang mengejutkan, para remaja ini tak menunjukkan ekspresi menyesal meski ditangkap polisi.

Seorang dari mereka mengatakan, Mf adalah perempuan nakal yang sudah sering 'dipakai'.

"Dia itu cewek nakal. Soalnya dia sudah sering dibawa cowok-cowok. Kita saja yang lagi apes," kata R, diiyakan teman-temannya.

AKP Wahyu mengatakan, kejadian perkosaan itu sendiri, terjadi pada 17 April 2015, pukul 22. 00 WIB.

Kejadian berawal ketika enam remaja tersebut, dengan satu lagi remaja yang belum tertangkap, yakni T, bertemu dengan Mf di Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

T, yang kenal dengan Mf, lalu mengajak Mf pesta miras di Bendungan Sengguruh.

Menurut pengakuan para tersangka, Mf sebelum ikut pesta miras sudah lebih dulu ngepil.

Usai pesta miras, T lalu menggiring Mf ke sebuah gubuk sawah di Kecamatan Jenggolo.

"Kita nungguin mereka disana. Mf dibonceng T menyusul kemudian. Saat jalan di pematang sawah, Mf berkali-kali jatuh. Dia sudah fly berat," kata R.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved