Kades seJatim Keracunan Menu Diklat
Santap Ikan Tongkol, Kades seJatim Terkapar Bersama
Amir, Kades Srengat, Kabupaten Blitar, menuturkan bahwa ikan tongkol yang ia makan keras. "Rasanya aneh, dan tak seperti ikan. Alot sekali," akunya.
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penyebab keracunan puluhan kepala desa saat mengikuti pelatihan di Kota Malang, Rabu (22/4/2015) malam mulai terkuak. Diduga, penyebab keracunan 44 kepala desa di Jawa Timur adalah ikan tongkol yang mereka makan.
Semua korban yang dilarikan ke RS mengaku menyantap menu ikan tongkol yang disediakan panitia diklat di gedung Balai Diklat Jatim di Jalan Kawi, Malang.
Amir, Kades Srengat, Kabupaten Blitar, menuturkan bahwa ikan tongkol yang ia makan keras. "Rasanya aneh, dan tak seperti ikan. Alot sekali," akunya.
Madin, Kepala Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk ikut menambahkan bahwa ikan tongkol yang ia santap berbau amis. Nafsu makannya hilang begitu melahap ikan tersebut.
Setelah menyantap menu tersebut, dua kepala desa ini hanya mengalami gejala mual-mual, dan pusing.
Meski demikian, Madin dan Amir bersyukur karena tak sampai dilarikan ke rumah sakit setelah melahap makanan tersebut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Adam Purbantoro belum bisa memastikan apa penyebab peserta diklat kepala desa keracunan.
Walau begitu, ikan tongkol yang diduga menjadi penyebab keracunan telah disita polisi, bersama barang bukti lainnya.
Barang bukti tersebut, selanjutnya dikirim ke Laboratorium Forensik di Polda Jatim. "Kami belum bisa menduga penyebab peserta diklat keracunan sebelum ada hasil lab," kata Adam, (Adrianus Adhi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kades-korban-ikan-tongkol_20150423_091808.jpg)