Selasa, 28 April 2026

Malang Raya

PJTKI yang Berangkatkan Wiji Astutik Berkantor Mewah di Malang

Perusahaan ini berdiri megah dan terlihat mewah di depan perusahaan pabrik rokok kretek, Putra Djagung. Lahan perusahaan ini sekitar 100 meter persegi

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Ini kantor PJTKI, PT Tritama Bina Karya yang memberangkatkan Wiji Astutik. Wiji merupakan TKI yang dibunuh di Hongkong. Ia berangkat ke Hongkong pada Maret 2005. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Wiji Astutik (34), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang tewas karena dibunuh di Hongkong, diketahui merupakan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Ia berangkat dari Indonesia ke Hongkong, melalui Perusahaan Jasa TKI (PJTKI), PT Tritama Bina Karya.

( Baca Juga : Wiji Astutik Telantarkan Anaknya yang Kangen dan Curhat di Facebook;  )

Perusahaan pemberangkatan Wiji ini terdapat di jalan Ki Ageng Gribig No 494, Kedungkandang, Kota Malang. Perusahaan ini berdiri megah dan terlihat mewah di depan perusahaan pabrik rokok kretek, Putra Djagung. Lahan perusahaan ini sekitar 100 meter persegi.

( Baca Juga : Memilukan, Wiji, TKW Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Emper Toko di Hongkong )

Di sekitar perusahaan pemberangkatan Wiji, juga terdapat beberapa spanduk iklan lowongan kerja sebagai TKI. Perusahaan ini menawarkan bagi siapa saja yang tertarik menjadi pekerja TKI di tiga negara, Hongkong, Singapura dan Taiwan.

( Baca Juga : Wiji Astutik Tak Pernah Kirim Uang ke Keluarganya Selama 10 Tahun )

Walau demikian, kondisi perusahaan pemberangkatan Wiji sepi pada Rabu (10/6/2015) siang. Saat itu tak tampak aktivitas bekerja, atau pelatihan di sini.

Menurut Bambang, petugas keamanan, seluruh pegawai di PT Tritama Bina Karya sedang keluar kantor. Ia tak mengetahui kapan pegawai yang mengurus pemberangkatan Wiji dari Malang ke Hongkong pulang.

Pria berbadan kekar ini menjelaskan nama pegawai yang menangani pemberangkatan Wiji adalah Rina.

“Dia keluar sejak pagi tadi. Pulangnya kapan saya tak tahu,” kata Bambang.

Informasinya, Rina pada saat itu berada di rumah Wiji bersama petugas dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, guna bertemu keluarga Wiji.

Bambang menambahkan, PT Tritama Bina Karya merupakan perusahaan Jasa Tenaga Kerja resmi. Di sini, seluruh calon pekerja diwajibkan mengikuti sejumlah pelatihan sebelum diberangkatkan ke tempat kerja. Mereka juga bisa menginap di asrama yang terletak di bagian belakang perusahaan.

“Datang lagi saja ke sini, untuk ketemu yang mengurusi,” paparnya.

(Adrianus Adhi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved